Dibalik acara Sumpah & Pengangkatan Pengacara

Ini memang acara yang sudah sangat dinanti-nantikan.  Sekitar 700  orang  pengacara baru diangkat sumpahnya  di Ballroom 2 & 3, Holten Ritz Carlton Kamis 28 Agustus lalu. Mereka bersumpah kepada Tuhannya bahwa sebagai pengacara akan selalu menjunjung tinggi kebenaran dan mengupayakan keadilan yang merupakan hak setiap warga negara tanpa pandang bulu. Jadi bukan cuma membela yang bayar, apalagi berupaya dengan segala cara untuk memenangkan yang bayar mahal.

Katanya, sekarang memang tidak mudah untuk jadi pengacara. Setelah lulus SH, masih ada program pendidikan dan ujian khusus. Kalau pun lulus, masih ada satu syarat lagi  mereka harus magang di kantor-kantor pengacara yang ditentukan (bukan asal kantor pengacara) selama 2 tahun. Setelah itu baru deh diangkat jadi pengacara beneran.

Cukup panjang bukan perjalanan untuk jadi pengacara (sekarang)? Itu demi menjaga kualitas, begitu kata Ketua Peradi, Otto Hasibuan SH. Tapi sudah laa.. itu mah urusannya para pengacara deh, bukan itu juga yang mau aku ceritakan disini, melainkan “pemandangan” dibelakang layar😉

Tiga jam sudah aku menanti dimulainya acara. Bayangkan pukul 7.30 kami sudah tiba di Ballroom ini,  katanya acara akan dimulai jam 9 pagi.  Demi mengantisipasi pendaftaran 700 calon pengacara, yang pasti bakalan butuh waktu lama, maka kami pun memutuskan untuk tiba lebih pagi. Nyatanya baru pukul 10.30 lagu Indonesia Raya dikumandangkan tanda acara segera dimulai😦

Akhirnyaa  aku jadi memperhatikan dunia sekitar.  Siapapun yang lalu lalang, sejauh mata masih bisa memandang pasti tak luput dari perhatianku. Mulai deh aku ‘mengernyitkan alis’ pertanda bingung.. perasaan kok para calon pengacara ini banyak yang tinggi badannya engga tinggi hehe.. bahkan ada beberapa yang sangat mungil.  Apakah para lelaki Indonesia telah mengalami penurunan tinggi badan?

Menjawab pertanyaanku dia yang duduk disampingku, mencoba memberi penjelasan, ini kan gejala psikologis. Psikologis? bukannya paham aku malah jadi heran, psikologis apanya?  perasaan gak ada sambungannya deh antara pengacara, tinggi badan dan gejala psikologis. Dia melanjutkan, lha iya.. biasanya orang yang pendek atau kecil itu punya keinginan menunjukkan dirinya ‘besar’, bisa jadi lewat kekuatan, kekuasaan, keberanian, pokoknya apa aja deh yang bisa menunjukkan ‘kebesarannya’.

Coba tengok Hitler dan Deng Xiao Ping. Dua-duanya kan berbodi kecill tapi ‘sepak terjang’nya luar biasa besar. Hmm.. menarik juga pendapatnya itu, aku mulai ngeh juga yang dimaksud gejala psikologis olehnya. tapi apa iya ya? contohnya itu lho kok ya bisa pas banget.  Apa iya lelaki berukuran tubuh pendek/kecil punya ‘need of power’ yang tinggi sebagai kompensasi dari ‘kekurangannya’ itu? (maksudnya kekurangan ukuran tinggi badan🙂 ). Okay lah.. anggap saja demikian walaupun aku belum pernah mendengar hasil penelitian tentang itu (memang ga pernah nyari sih). Lalu kenapa harus pengacara ? maka otomatis aku membayangkan sepak terjang para pengacara kita.

Profesi pengacara kan identik dengan profesi yang seringkali harus ‘unjuk keberanian’. Ada pihak-pihak bersebrangan yang harus ‘dilawan’ baik orang (orang) lain ataupun lembaga (lembaga), bukankah itu butuh nyali dan kepintaran sekaligus? belum lagi saat diwawancarai atau tampil untuk sidang dipengadilan, keberanian dan kepandaian bicara kadang tampil berbarengan😉

Haa.. lucu tapi logis juga pendapatnya itu ya? Ayooo.. siapa berminat membuktikan kebenaran pendapatnya ? siapa berani mengukur tinggi badan para pengacara dan mengukur ‘need of power’nya untuk bahan penelitian barangkali.

Inilah akibatnya kalau nunggu terlalu lama, pikiran dan pandangan jadi ngalor ngidul kemana-mana🙂

Jauh-jauh contoh-soalnya sampai ke Cina dan Jerman, lha itu di depan mata bukannya orang -orang kecil cabe rawit semua ya? Trio teroris-bom Bali Amrozi, Imam Samudra dan Ali Gufron. Coba ukur tinggi badannya. Pasti tergolong orang kecil, dan jelas bernyali besar atau, “need of power” nya yang besar sekali ???

NN

One thought on “Dibalik acara Sumpah & Pengangkatan Pengacara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s