Ikhlasku butuh waktu dan biaya

Berapa tahun lalu aku kehilangan mobil. Kebayang dong rasanya.. Yang sudah pasti adalah marraahh.. gerraamm.. sama si maling2 itu. Lalu menyusul rasa-rasa lainnya. Mulai deh.. panik, bingung, nyesel dan makin maarraahh.. Kedepan akan seperti apa? Gimana caranya nganter 3 anak sekolah dan mengurus berbagai hal lainnya… Pikiran jadi kusut banget dan lagi-lagi pengen marraahhh…

Saking marahnya dan juga berharap mobil bisa kembali, maka diambil deh jalan pintas, ajakan bu RT untuk pergi ke mbah dukun aku ikuti.. hehe.. Suruhan si mbah pun dengan senang hati aku jalanin. Panasin botol berisi cairan cabe sehari 3x dengan niat-niat yang penuh amarah tea.. terbayang di pelupuk mata mereka akan merasakan panasss..🙂 terus tahap kedua disuruh bakar semacam kemenyan yang disimpan di botol kecil bergambar tengkorak.., serem sih sebetulnya, banget banget. Tapi berhubung otak lagi ga beres dan dipenuhi rasa marah kesel nyesel.. maka niat penuh amarahpun teteeepp diucapkan sebelum membakar itu sejenis kemenyan🙂

Tiga bulan berlalu.. biaya untuk mbah dukun habis sejuta rupiah, tapi batanghidung mobil tetep tak nampak.. Lama-lama pegel dan capek juga marah terus.. maka amarah pun mulai reda, ditambah mungkin aku sudah mulai bisa menyesuaikan diri dan mengatur waktu dan tata cara bepergian tanpa mobil. Maka akhirnya baru deh aku nyadar kalau kelakuanku itu dodol banget.. haha.. Betapa ekspresi dodol bin kejam keluar lewat niat-niat semoga ini dan itu..terhadap si maling supaya mobil gw balik. Gile dah.. pokoknya..

Akhirnya kubuang semua tuh peralatan sihir dari mbah dukun. Biarpun katanya doi punya pesantren dan mengurus sejumlah anak yatim, dan paket sejuta itu untuk biaya itu semua serta untuk yang menjalankan doa kepada Yang Maha Kuasa, baru belakangan aku bisa mikir secara waras dan penuh kesadaran kalau itu semua gak sinkron banget sama keyakinan sekalipun doanya itu ditujukan kepadaNya.

Hati udah ikhlas. Mungkin itu sebabnya. Sungguh aku sudah rela dan ikhlas terhadap mobilku yang hilang. Mau diapain kek sama para maling. Ikhlaass.. no hard feeling okay? hehe.. dan akupun memohon ampunanNya atas kemusrikanku selama ini.
Enam bulan berlalu. Tiba-tiba seorang polisi datang dan mengabari bahwa mobilku ditemukan.. horee.. Alhamdulillaaahhh… Aku langsung merenung.. betapa nikmatnya rasa ikhlas itu, luar biasa.. Selain no hard feeling, ngga ada beban dan rasa sesak di dada, semua rasanya plong.. eh ada bonusnya pula.. Hmm.. Pasti lah Tuhan tahu kalau aku ikhlas beneran bukan cuma pura-pura ikhlas..

Dan tidak lama kemudian bu RT yang ngajak aku ke mbah dukun itu datang seraya berkata : “Tuh kaann ketemu juga akhirnya..” Hehe.. bu RT ketinggalan jaman nih… Memang sih aku gak pernah cerita kalau sebetulnya sudah sejak 3 bulan lalu peralatan sihir mbah dukunnya itu aku buang semua karena aku sudah ikhlas se ikhlas-ikhlasnya🙂
Nana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s