Tentang staf ahli DPR kita

Mereka datang kesiangan, karena itu ngga boleh masuk ruangan test. Eh, ternyata mereka ngga bisa terima. Katanya pihak penyelenggara kok ngga profesional ??
Halaaahh…πŸ™‚
Padahal di lembar edaran yang mereka pernah terima kurang lebih telah ditulis seperti berikut : “Asesment dimulai jam 08.00. Harap datang 30 menit sebelum mulai. Lalu ada rincian waktu untuk perisapan, instruksi dan sesmen. Masih kurang jelas kah ?
Hmm… Dari 1000an peserta kira-kira 10 orang (1%) datang terlambat. Masih taat aturan.. Alhamdulillaah.. Tapi mohon maaf, yang terlambat itu tetap tidak diperkenankan masuk kalau psikotest sudah dimulai. Masalahnya instruksi sudah berjalan, terlambat masuk akan berakibat tidak paham, dan merugikan peserta lain kalau harus mengulang instruksi.
Sebetulnya yang protes keras cuma 2 orang sih. Jadi memang tidak representatif lah kalau dibilang ‘gaya’ seperti itu adalah ciri dari staf ahli DPR kita. Cuma saja arogansinya itu lho.. Luthu naa.. bikin gemess dehh..😦 apalagi alasan terlambatnya karena pesawat delay. Pengen marah ga sihh dengernya ?? Lah pesawat delay kok jadi pihak penyelenggara yang disalahkan? aneh bin ajaib. Katanya, “kenapa di edarannya ga ditulis kalau ada psikotest?”. Untung untuuungg.. yang bikin edaran bukan penyelenggara tapi Setjen DPR :p.. maka silakeun deh ribut berdua yang sama-sama berbau DPR..
Jadi bingung, siapa sih sebetulnya yang ngga profesional ??
Yang melarang masuk karena mengganggu jalannya asesment dan merugikan mereka sendiri, atau, yang datang terlambat tapi bersikeras untuk diijinkan masuk?
Setelah ngotot dengan sesama yang berbau DPR teaπŸ˜‰ maka ahirnya ada ‘win-win solutin’, yaitu diadakan test susulan untuk yang tidak bisa hadir hari itu dan untuk yang datang terlambat. Tapi alamaakk.. rupanya beliau beliau teuteeupp masih kurang puas juga. Lalu katanya, “kalau begini caranya, saya jadi bingung siapa yang harus disalahkan?” Astaga naga.. rek rek, kok berpikirnya kudu harus mesti ada yang disalahkan sih? bukankah sebaiknya mencari solusi?
Tapi gampang kok jawabnya. Pan katanya pesawatnya delay.. Musim pesawat delay seperti ini bukankah sebaiknya kita berpikir antisipasif ?? Tokh assessment ini untuk kepentingan dirinya sendiri. Jadi siapa yang salah ayoo ?? Hmm.. sudah pasti rumput yang bergoyang..πŸ˜‰
Untung cuma 2 orang yang bersikap ‘profesional’, coba kalau semuanya ?
Jadi berarti.. The sun’ll come out tomorrow, so ya gotta hang on till tomorrow..
Nana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s