<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tomorrow!</title>
	<atom:link href="http://ratnaisnasari.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com</link>
	<description>you are always a day away..</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 00:18:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ratnaisnasari.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/287c29a69f57504afe01587cd9bed193?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tomorrow!</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Gosip nyelip &#8211; Menagih pajaknya Bang Ali (Sadikin)</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/31/gosip-nyelip-menagih-pajaknya-bang-ali-sadikin/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/31/gosip-nyelip-menagih-pajaknya-bang-ali-sadikin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 00:16:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[gosip nyelip]]></category>
		<category><![CDATA[bang Ali Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>
		<category><![CDATA[taat pajak]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara asesmen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1463</guid>
		<description><![CDATA[Lah, ini lagi serius wawancara soal pekerjaannya di penerimaan pajak. Lagi serius-seriusnya nanya bagaimana cara dia berusaha agar target penerimaan pajaknya bisa terpenuhi. Tiba-tiba asesee (yang diwawancara) teringat akan pengalamannya menagih pajak ke Pak Ali Sadikin (alm) beberapa tahun lalu. Maka gosip pun so pasti nyelip deh di sela-sela wawancara&#8230;  
Dalam asesmen memang hampir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1463&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><big>Lah, ini lagi serius wawancara soal pekerjaannya di penerimaan pajak. Lagi serius-seriusnya nanya bagaimana cara dia berusaha agar target penerimaan pajaknya bisa terpenuhi. Tiba-tiba asesee (yang diwawancara) teringat akan pengalamannya menagih pajak ke Pak Ali Sadikin (alm) beberapa tahun lalu. Maka gosip pun so pasti nyelip deh di sela-sela wawancara&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Dalam asesmen memang hampir selalu ada wawancara (disamping tes tertulis, diskusi kelompok dan presentasi). Ini bagian terpenting. Disini yang dibicarakan jelaslah seputar pekerjaan, dan bagaimana asesee mengelola diri, pekerjaan dan orang-orang/lingkungan diseputarnya.<br />
Tapi bukan tidak mungkin obrolan bisa agak-agak ngalor ngidul kesana kemari <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Dan, justru, di bagian-bagian inilah sering muncul cerita-cerita menarik. Kalau tidak dibatasi waktu, bukan tidak mungkin sebuah kaset rekaman atau memory card akan lebih banyak berisi cerita-cerita sampingan di luar skenario hee&#8230; Abis ceritanya bisa lebih seru sih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Begitu atasan 2 level diatasnya mengetahui bawa ibu A (Asesee) melayangkan tagihan pajak ke Bang Ali, marahlah sang atasan ini. Katanya, kenapa menagih pajak ke Pak Ali Sadikin? (lho kok marah? bingung kan?.. pasti dia produk manusia jadul, produknya jaman KKN baheula). Maka ia pun menegur bawahannya, dan bawahannya menegur bawahannya lagi, ibu A tadi. Tapi apa bisa dikata, wong surat sudah melayang ke atas meja si abang. Untung, atasan langsung A bersikap lebih lunak, jadi mereka berdua sama-sama pasrah.. sambil rada-rada bingung; lha memang apa kesalahan si A? Si abang juga warga negara Indonesia bukan? berarti harus taat pajak. Kalau semua bekas pejabat, dan pejabat yang kantongnya sudah tebal-tebal itu bebas pajak, mendingan gw dari dulu jadi pejabat aja deh&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Si ibu A pun jadi gelisah. Harap-harap cemas menanti tanggapan si abang. Sampai ahirnya suatu hari telpon pun berdering.. ternyata dari sekretaris nya si abang. Dia bilang akan datang menjumpainya siang ini. Maka berjumpa lah mereka berdua dan berbicara. Apa kata sang sekretaris? Pak Ali Sadikin mengucapkan banyak terima kasih telah diberitahu dan diingatkan soal pajak. Beliau mau membayar semuanya, dan minta tolong untuk di hitung juga semua pajak anak-anak dan cucu nya.. horreee..!! ternyata bang Ali tergolong pejabat yang aneh.. hehe..</big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Maka, esok nya setelah semua di hitung.. Bang Ali pun membayar semua kewajiban pajaknya. Bahkan, ia masih sempat menitipkan amplop berisi uang sebagai ucapan terima kasih karena sudah di ingatkan. Lho ??? teteuuupp ngamplop <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Dan, si ibu A pun menjadi sangat terkesan sampai tidak dapat melupakan kejadian ini. Ia begitu kagum kepada bang Ali. Lha siapa yang engga? di tengah suasana orang-orang berusaha menghindari pajak, ditagih aja susah, si abang malah semangat dan begitu berterima kasihnya sudah diingatkan. Bang Ali gitu lohh..</big></p>
<p style="text-align:justify;"><big>Pikiranku sejenak melayang, mudah2an kesadaran dan keikhlasan orang-orang taat pajak macam bang Ali ini ditanggapi secara baik dan benar oleh negara. Mudah-mudahan uang-uang itu benar-benar di manfaatkan untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Walaupun&#8230;. gw juga belum bayar pajak nih kayaknya.. hehe..</big></p>
<p><big>Yuk lanjut wawancara lagi.. tarik maannggg&#8230; </big></p>
<p>NN<br />
31 Oktober 2009</p>
Posted in Artikel, gosip nyelip, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1463/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1463&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/31/gosip-nyelip-menagih-pajaknya-bang-ali-sadikin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hebatlah dengan cara sederhana</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/05/hebat-lah-dengan-cara-sederhana/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/05/hebat-lah-dengan-cara-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 23:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cacat]]></category>
		<category><![CDATA[kick andy]]></category>
		<category><![CDATA[tuna netra]]></category>
		<category><![CDATA[usaha wiraswasta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1424</guid>
		<description><![CDATA[
 Orang-orang sederhana itu muncul di acaranya &#8220;Kick Andy&#8221;. Dandanannya tetap terlihat sederhana, meskipun mungkin mereka sudah berupaya mematut diri dengan pakaian yang paling bagus dari yang dimilikinya. Cara bicaranya sederhana, bahkan kadang terkesan lugu dan lucu. Bahkan mereka menggambarkan &#8216;kehebatan&#8217; dirinya dengan cara yang sangat sederhana di sela2 tawa dan keceriaannya.
“Dikasi hidup sekali saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1424&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://www.kabarinews.com/article/Berita_Indonesia/Profil/Pengusaha_Kerupuk_Penyandang_Cacat/31939"><img class="size-medium wp-image-1428" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/10/paksidik.jpg?w=200&#038;h=300" alt="Pak Sidik, tanpa kaki" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Pak Sidik (www.kabarinews.com)</p></div>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.kabarinews.com/?31939"> </a>Orang-orang sederhana itu muncul di acaranya &#8220;Kick Andy&#8221;. Dandanannya tetap terlihat sederhana, meskipun mungkin mereka sudah berupaya mematut diri dengan pakaian yang paling bagus dari yang dimilikinya. Cara bicaranya sederhana, bahkan kadang terkesan lugu dan lucu. Bahkan mereka menggambarkan &#8216;kehebatan&#8217; dirinya dengan cara yang sangat sederhana di sela2 tawa dan keceriaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dikasi hidup sekali saja saya sudah bersyukur. Tuhan sudah memberikan kesempurnaan, meski saya harus buta,” ujar Zulhadi. Sementara bagi Sidik yang terlahir tanpa kaki, kecacatan bukanlah sesuatu yang hakiki bagi sebuah kehidupan. “Tuhan memandang kita bukan dari cacatnya, tapi dari kebaikan sama sesama. Kalau kita baik, Tuhan akan suka,” ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sidik menjadi produsen kerupuk berbahan dasar singkong yang ia jajakan sendiri. Meski tak punya kaki, Sidik setiap hari berbelanja bahan kerupuk dan menjajakan hasil produksinya dengan mengendarai sebuah motor, yang ia rancang khusus.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara Zulhadi yang buta, berjualan kerupuk yang diambilnya dari seorang pengusaha kerupuk. Setiap hari ia menjajakan kerupuk ikan dengan bantuan sebuah tongkat. Ia berjalan dari pagi hingga sore, bahkan kadang sampai malam. “Kadang saya kesasar atau malah kecebur got,” ujar Zulhadi yang diiringi tawa kecilnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Paini dan Seke adalah penyandang cacat kaki dan tangan. Paini bekerja wiraswasta membuat aneka makanan kecil dan sedang mencoba usaha jahit menjahit. Ia juga merekrut penyandang cacat lain untuk bekerja bersama-sama, dan membuat usaha yang diberi nama “Kuber Penca” atau Kelompok Usaha Bersama penyandang Cacat. “Saya kasi mereka motivasi gini, saya cacat, ayo kamu yang cacat juga bisa. Kita buktikan kalo yang cacat mampu”. Paini memuji karyawannya yang tidak punya kaki tetapi pintar menjahit. Bahkan ia menggunakan kata ganti yang sangat sopan yaitu &#8220;beliau&#8221; ketika memuji keahlian jahitnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara Seke yang memakai satu kaki palsu dengan kedua lengan tanpa telapak dan jari, sehari-hari memiliki profesi ganda. Pagi-pagi menjadi sopir angkutan kota (dengan mobil milik sendiri) dii kawasan Cengkareng, dan siangnya menjadi tukang gigi. Bagi Seke hidup ini selalu patut disyukuri dan dijalani secara mandiri. Ditanya kenapa tidak cari uang dengan cara mengemis di jalan. Dengan hati-hati karena takut menyinggung perasaan orang, dan sambil senyum2 nyengir ia menjawab &#8220;kayaknya itu engga bener ya?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Menonton dan mendengarkan cerita perjuangan hidup mereka, jelas mereka adalah orang-orang yang hebat. Berusaha, bertekad keras dan &#8220;bersaing&#8221; dengan orang normal (tidak cacat) sampai berhasil memiliki usaha, menghidupi diri dan keluarganya. Tetapi mereka tidak pernah merasa dirinya hebat, sehingga kesederhanaan sikap dan perilaku tetap bertahan di dalam diri pribadinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku bukan cuma kagum akan perjuangan hidupnya, tetapi juga terhadap kesederhanaan dan keluguannya dalam menceritakan &#8216;kehebatannya&#8217;. Semoga saja kisahnya dapat menjadi inspirasi buat orang-orang lain, agar menjadi orang yang hebat dengan cara yang tetap sederhana&#8230;.</p>
<p>(dari acara &amp; website Kick Andy 2 Okt&#8217; 09)</p>
<p>NN<br />
4 Okt 09</p>
Posted in Artikel, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1424/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1424&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/05/hebat-lah-dengan-cara-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/10/paksidik.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Sidik, tanpa kaki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tobat dan bencana alam, apa hubungannya?</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/03/tobat-dan-bencana-alam-apa-hubungannya/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/03/tobat-dan-bencana-alam-apa-hubungannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 01:40:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[aceh]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia daerah rawan gempa]]></category>
		<category><![CDATA[sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[tobat]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[yogya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1415</guid>
		<description><![CDATA[Bumi bergoyang keras&#8230; Bukit saja bisa dirobohkannya hingga membelah jalan, dan.. tiba-tiba air laut pun naik setinggi bukit lalu menerjang daratan sampai ke pedalaman sanggup menyapu apa pun yang menghadang.  Luar biasa !! bagaimana nasib bangunan dan rumah-rumah buatan manusia?? dalam sekali goyangan saja semua sudah dibuat rata dengan tanah. Lalu manusia bisa berbuat apa?? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1415&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Bumi bergoyang keras&#8230; Bukit saja bisa dirobohkannya hingga membelah jalan, dan.. tiba-tiba air laut pun naik setinggi bukit lalu menerjang daratan sampai ke pedalaman sanggup menyapu apa pun yang menghadang.  Luar biasa !! bagaimana nasib bangunan dan rumah-rumah buatan manusia?? dalam sekali goyangan saja semua sudah dibuat rata dengan tanah. Lalu manusia bisa berbuat apa?? selain menangis meraung dan menyesali semua kehilangan dan ke-takkuasaan-nya untuk yang kesekian kalinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seketika orang-orang berseru agar manusia segera bertobat. Maksudnya?? apakah bila manusia segera bertobat lalu Tuhan akan segera pula merasa kasihan dan menitahkan gempa dan bencana lainnya untuk ikut bertobat tidak lagi &#8220;mengganggu&#8221; manusia?? Ya, mungkin aja sih.. Tuhan kan Maha Kuasa. Kalau Dia mau menghentikan semuanya pasti bisa. Tapi sayangnya cuma Tuhan juga yang tahu, kapan waktu yang tepat menurut Nya untuk menghentikan semuanya. Yang pasti, dan yang masih mungkin kita (manusia) pelajari dengan nalarnya adalah ternyata negara kita Indonesia telah dibangun diatas wilayah &#8211; yang menurut ketentuan Nya &#8211; rawan gempa bumi dan tsunami.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut catatan peristiwa, pasca meletusnya Gunung Krakatau yang menimbulkan tsunami besar di tahun 1883, setidaknya telah terjadi 17 bencana tsunami besar di Indonesia dalam kurun waktu hampir satu abad (1900-1996). Bencana gempa dan tsunami besar yang terakhir &#8211; masih hangat dalam ingatan &#8211; terjadi pada akhir 2004 di Aceh dan sebagian Sumatera Utara.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya gempa bumi terjadi hampir di setiap tahun di Indonesia. Setelah gempa Aceh di akhir 2004, lalu pada 2005 Pulau Nias dan sekitarnya juga dilanda gempa. Akhir Mei 2006, giliran Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah diporakporandakan gempa bumi. Korban pun mencapai ribuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa begitu ?? ternyata berbagai daerah di Indonesia memang merupakan titik rawan bencana, terutama bencana gempa bumi, tsunami, banjir, dan letusan gunung berapi. Wilayah Indonesia dikepung oleh lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Sewaktu-waktu lempeng ini akan bergeser patah dan menimbulkan gempa bumi. Selanjutnya jika terjadi tumbukan antar lempeng tektonik maka akan menghasilkan tsunami, seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.</p>
<p style="text-align:justify;">Catatan dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukan bahwa ada 28 wilayah di Indonesia yang dinyatakan rawan gempa dan tsunami. Di antaranya NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jateng dan DIY bagian Selatan, Jatim bagian Selatan, Bali, NTB dan NTT. Kemudian Sulut, Sulteng, Sulsel, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak, Yapen dan Fak-Fak di Papua serta Balikpapan Kaltim.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang tidak kurang &#8216;merisaukan&#8217; juga, Indonesia merupakan jalur The Pasific Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia. Cincin api Pasifik membentang diantara subduksi maupun pemisahan lempeng Pasifik dengan lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, lempeng Amerika Utara dan lempeng Nazca yang bertabrakan dengan lempeng Amerika Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia membentang dari mulai pantai barat Amerika Selatan, berlanjut ke pantai barat Amerika Utara, melingkar ke Kanada, semenanjung Kamsatschka, Jepang, Indonesia, Selandia baru dan kepulauan di Pasifik Selatan. Indonesia memiliki gunung berapi dengan jumlah kurang lebih 240 buah, di mana hampir 70 di antaranya masih aktif. Zone kegempaan dan gunung api aktif Circum Pasifik amat terkenal, karena setiap gempa hebat atau tsunami dahsyat di kawasan itu, dipastikan menelan korban jiwa manusia amat banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya, untuk mengetahui kapan gempa bumi akan terjadi merupakan pekerjaan yang sulit. Hal ini dikarenakan gempa dapat terjadi secara tiba-tiba di manapun asalkan masih berada dalam zona kegempaan bumi. (sumber : <a rel="nofollow" href="http://www.pdat.co.id/hg/political_pdat/2006/06/19/pol" target="_blank">http://www.pdat.co.id/hg/political_pdat/2006/06/19/pol</a>,20060619-01,id.html)</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, kondisi perut bumi yang ber-lempeng2 itu serta gerakan-gerakan/tabrakan-tabrakan adalah sebuah ketentuan alam yang pasti akan terjadi, hanya waktunya yang tidak dapat terdeteksi secara tepat. Dan, bagaimanapun (kalau kita percaya akan kekuasaanNya) proses alam itu pada dasarnya tunduk dan patuh terhadap ketentuan Nya.</p>
<div style="text-align:justify;">
<p>Lalu, Indonesia negeriku, mengapa engkau berdiri tepat diatas daerah rawan bencana.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  So pasti takdir jua lah yang menentukan demikian.</p>
<p>Kalau membaca analisa ilmiah seperti diatas, maka sepertinya &#8220;tidak ada&#8221; kaitannya bencana itu dengan dosa manusia. Seolah-olah, ada ataupun tiada manusia diatasnya maka gerakan-gerakan di perut bumi itu tetap akan terjadi. Entah kalau aktivitas manusia yang semakin menjadi-jadi dapat mempercepat atau memperdahsyat semuanya. Aku samasekali tak paham. Walahualam.. hanya Dia lah yang mengetahui apa yang sebenar-benarnya terjadi.</p>
<p>Dalam pemahamanku, peristiwa alam, perjalanan hidup, adalah &#8220;guru simbolik&#8221; (meminjam istilah Gde Prama) yang disajikannya Nya untuk di maknai sendiri oleh manusia dengan bekal iman-spiritualitas, kapasitas intelektual, emosi, fisik dan materi yang dimilikinya.  Dan, berdasarkan itu manusia menentukan tindakan terbaiknya ke depan. Tobat tampaknya merupakan reaksi spontan-naluriah ketika seseorang berada dalam situasi benar-benar tak lagi memiliki daya dan kuasa atas hidupnya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Jelaslah bahwa negara kita bakalan sering kena gempa dan bencana lainnya. Mengetahui kondisi ini, seyogyanya memicu untuk senantiasa bertobat  di setiap saat..  sehingga saat itu terjadi (lagi), dan ternyata kali itu kita adalah korbannya, kita sudah dalam keadaan siap menerima &#8211; bahkan &#8211; menghadap Nya..</p>
<p>NN<br />
1 okt 2009</p>
</div>
Posted in Artikel, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1415/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1415&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/10/03/tobat-dan-bencana-alam-apa-hubungannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Kacamata&#8221; Tuhan</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/20/kacamata-tuhan/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/20/kacamata-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:08:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[bom Marriott]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[kacamata Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[ketentuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1357</guid>
		<description><![CDATA[Saat itu, Selasa 5 Agustus th 2003,  Jakarta heboh oleh ledakan bom di siang hari di Hotel Marriott  Casablanca. Belasan nyawa melayang. Tidak perlu heran kalau kebanyakan mayat-mayat itu berwarna hitam gosong. Melihat keadaan pasca pemboman lewat tv saja rasanya tak sanggup.  Saat kamera menyoroti korban; mereka yang sedang menanti ajal, diambang maut. Uhh.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1357&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Saat itu, Selasa 5 Agustus th 2003,  Jakarta heboh oleh ledakan bom di siang hari di Hotel Marriott  Casablanca. Belasan nyawa melayang. Tidak perlu heran kalau kebanyakan mayat-mayat itu berwarna hitam gosong. Melihat keadaan pasca pemboman lewat tv saja rasanya tak sanggup.  Saat kamera menyoroti korban; mereka yang sedang menanti ajal, diambang maut. Uhh.. apalagi kalau melihatnya langsung;  rasa sedih, duka, kesal, marah bercampur aduk jadi satu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah email (fwd) dari seorang ibu beredar.  Ia bercerita tentang suaminya yang sedang berada di hotel tersebut saat kejadian. Mendengar berita adanya ledakan, ia langsung mengontak HP sang suami, Alhamdulillah suaminya menjawab. Ternyata menjelang ledakan katanya ia sudah meninggalkan hotel. Maka ibu ini pun menutup tulisannya di email dengan kata-kata. Alhamdulillah, Tuhan masih sayang sama suamiku, Dia telah menyelamatkannya dari ledakan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Reaksi yang wajar. Tentu saja dia senang lega bahagia mendengar suaminya selamat. Tapi aku  malah jadi miris baca tulisan itu, khususnya di kata-kata penutup. Aku merasa ada ketidak adilan disitu. Sebelumnya aku tidak dapat menahan airmata yang terus berlinangan, bahkan tersedu melihat seorang laki-laki dengan tubuh separuh gosong, tidak henti-hentinya bertakbir menyerukan ‘Allahu Akbar’ (Tuhan Maha Besar) dan ‘La Illaaha Ilallahu’ (tiada Tuhan selain Allah) ber ulang-ulang sampai suaranya melemah dan ahirnya maut menjemputnya. Kalau suami ibu itu selamat karena Tuhan masih sayang padanya, lalu apakah kematian bapak yang terbakar ini adalah karena Tuhan tidak sayang padanya, dan juga pada  belasan orang lainnya? Memang siapa sih dia? Hmm.. jadi jahat deh aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Daripada aku ‘menuduh’ Tuhan tidak adil dan tidak penyayang maka lebih baik aku memilih untuk memaknai kata-kata penuh syukur sang ibu sebagai sesuatu yang ‘kelewatan’. Bagiku, saat itu  sang ibu tidak peka terhadap situasi. Bagiku dia tidak punya tenggang rasa. Bagiku dia seperti orang egois yang hanya memikirkan kelegaan dirinya sendiri. Bagiku dia tidak mampu berempati. Kalau ada kata lain lagi yang pas, pasti akan aku sebut satu persatu karena aku merasa ada ketidakadilan disitu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kematian seolah jadi bermakna sebagai sebuah hukuman bagi orang-orang yang tidak disayang Tuhan. Padahal kita tahu bahwa kematian adalah sebuah ketentuan bukan hukuman. Atau, bisa jadi karena terkesan mengerikan maka kematian akibat ledakan pun kemudian dimaknai sebagai sebuah hukuman bukan ketentuan.  Akh..  rasanya tetap tidak adil. Cerita dari orang-orang yang ditinggalkan sang korban juga sangat memilukan hati. Digambarkan bahwa mereka yang tewas adalah orang yang hidupnya baik-baik saja. Mungkin tidak jauh berbeda dengan orang-orang yang selamat. Jadi, kenapa Tuhan ‘pilih kasih’?</p>
<p style="text-align:justify;">Pasti ada makna lain yang lebih dalam daripada sekedar urusan hukum menghukum. Mungkin karena manusia selalu memaknai setiap kejadian sesuai dengan ‘kacamata’nya, sedangkan banyak peristiwa dalam hidup yang ternyata tidak dapat di ‘maknai’ oleh ‘kacamata’ manusia.  Lalu akupun berusaha keras mencoba ‘memakai kacamata’ Tuhan.. tapi tetep susah euy… <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  dan aku pun berpikir, apa iya itu  ‘kacamatanya’nya? manusia mana yang bisa memastikan? Hmm..  andai kita bisa meminjam ‘kacamata’ Tuhan, tentu kita bisa menemukan makna yang sebenar-benarnya dari setiap peristiwa hidup. Tapi pas ngga ya buat kita? dan sanggup kah kita memakainya?</p>
<p style="text-align:justify;">NN</p>
<p style="text-align:justify;">13 Nov 2007</p>
Posted in Artikel, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1357/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1357&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/20/kacamata-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Disitu bahagiamu menanti</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/19/bahagiamu-menanti/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/19/bahagiamu-menanti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 10:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia menanti]]></category>
		<category><![CDATA[laba-laba]]></category>
		<category><![CDATA[langit biru]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1351</guid>
		<description><![CDATA[Jangan menunggu bahagia kan datang
Dia terlukis dihamparan biru langit
Muncul bersama terbitnya matahari pagi
Menyentuh lembut  tubuh lewat hembusan angin
Menetes indah di dedaunan, sang embun pagi
Dengar nyanyiannya disela kicau burung
Warnanya memukau disayap kupu berkejaran
Merentang kuat di rajutan liur laba-laba
Lincah bergerak di kaki kijang berlari
Jangan risau bila bahagia tak nampak
Bukan karena  bumi yang berulah
Ataupun peristiwa diantaranya
Bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1351&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jangan menunggu bahagia kan datang</p>
<p>Dia terlukis dihamparan biru langit<br />
Muncul bersama terbitnya matahari pagi<br />
Menyentuh lembut  tubuh lewat hembusan angin<br />
Menetes indah di dedaunan, sang embun pagi</p>
<p>Dengar nyanyiannya disela kicau burung<br />
Warnanya memukau disayap kupu berkejaran<br />
Merentang kuat di rajutan liur laba-laba<br />
Lincah bergerak di kaki kijang berlari</p>
<p>Jangan risau bila bahagia tak nampak</p>
<p>Bukan karena  bumi yang berulah<br />
Ataupun peristiwa diantaranya<br />
Bukan karena siang berganti malam<br />
Atau laut pasang bergelombang</p>
<p>Dia senantiasa ada</p>
<p>Berdiam diri berserah padamu<br />
Setia menunggu meski tahun berlalu<br />
Dalam tentram  rasa dan jiwa yang damai<br />
Namun bersembunyi dalam di sela-sela hati</p>
<p>Jangan pernah berhenti mencari<br />
Namun jangan terlalu jauh melangkah kaki<br />
Pencarian panjang akan bertepi<br />
Ketika tiba didalam sanubari</p>
<p>Disitu bahagiamu menanti </p>
<p>NN</p>
Posted in Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1351/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1351&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/19/bahagiamu-menanti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merubah rongsokan menjadi &#8220;emas&#8221; ?</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/07/dari-rongsokan-menjadi-emas-amin/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/07/dari-rongsokan-menjadi-emas-amin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 22:04:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Life is for Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[belajar sambil bermain]]></category>
		<category><![CDATA[belajar seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[bermain peran]]></category>
		<category><![CDATA[Ciwidey]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tonjolaya]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Tk Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Tk Rosela]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1134</guid>
		<description><![CDATA[

Melihat anak-anak itu bergerak lincah, mendengar dengan antusias cerita guru,  semangat menggoreng jagung2an  dan kacamata  , melangkah seimbang diatas  sebatang bambu,  berdiri mantap pada 2 rentang tali kecil,  hati jadi ikut riang dan mulai menaruh harapan&#8230;..  Semoga lah kelak mereka menjadi orang-orang yang kreatif, mandiri&#8230; dan, bisa membuat &#8216;emas&#8217; nya sendiri meskipun hanya bermodalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1134&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1387" class="wp-caption aligncenter" style="width: 457px"><img class="size-full wp-image-1387" title="_MG_0694" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_06941.jpg?w=447&#038;h=298" alt="_MG_0694" width="447" height="298" /><p class="wp-caption-text">siap2 mau di foto </p></div>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Melihat anak-anak itu bergerak lincah, mendengar dengan antusias cerita guru,  semangat menggoreng jagung2an  dan kacamata <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , melangkah seimbang diatas  sebatang bambu,  berdiri mantap pada 2 rentang tali kecil,  hati jadi ikut riang dan mulai menaruh harapan&#8230;..  Semoga lah kelak mereka menjadi orang-orang yang kreatif, mandiri&#8230; dan, bisa membuat &#8216;emas&#8217; nya sendiri meskipun hanya bermodalkan rongsokan.</p>
<p><strong><span style="color:#ffcc00;">Rongsokan menjadi emas ?</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1296" class="wp-caption alignleft" style="width: 204px"><img class="size-medium wp-image-1296" title="S5000028" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/s50000281.jpg?w=194&#038;h=146" alt="bermain peran sambil belajar" width="194" height="146" /><p class="wp-caption-text">bermain peran sambil belajar</p></div>
<p style="text-align:justify;">Hmm.. kenapa engga? bagi orang-orang mandiri dan kreatif tentu hal ini dimungkinkan.  Dan orang-orang seperti ini lah yang kita butuhkan saat ini dan, di masa depan.  Orang-orang yang mampu mengandalkan dirinya sendiri untuk berkreasi membuat sesuatu yang berguna/ bermanfaat dari apa yang ada.  Dengan dasar ini lah Erry Soekresno (Konsultan Pend. &amp; Psikologi, Trainer Guru &amp; Ortu),  penanggung jawab kelangsungan  proses ajar mengajar berusaha mengelola TK Gratis Rosela Desa Tenjolaya &#8211; Ciwidey.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1297" class="wp-caption alignleft" style="width: 202px"><img class="size-medium wp-image-1297" title="S5000038" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/s5000038.jpg?w=192&#038;h=144" alt="belajar menggoreng (bermain peran)" width="192" height="144" /><p class="wp-caption-text">belajar menggoreng (bermain peran)</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dan, pahamlah aku sekarang mengapa  smsnya  berbunyi &#8220;aneh&#8221;.  Ada daftar &#8220;&#8216;rongsokan&#8217; didalamnya, minta sumbangan koran bekas, buku tulis bekas yang masih ada lembaran2 kosong,  kotak/plastik kemasan barang, botol bekas.. selop &amp; tas bekas pokoknya serba bekas deh.. .  Rupanya semua mau dirubah jadi &#8220;emas&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , dan buat TK gratis  disebuah desa tentu saja ini jadi sangat tepat, meskipun tidak berarti menutup kemungkinan menggunakan barang-barang baru.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1300" class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><img class="size-medium wp-image-1300" title="_MG_0687" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0687.jpg?w=160&#038;h=240" alt="bermian, seimbang dan berani " width="160" height="240" /><p class="wp-caption-text">bermain, seimbang dan berani </p></div>
<p style="text-align:justify;">Barang-barang rongsokan itu digunakan untuk alat bantu dalam &#8220;bermain peran&#8221; dan juga untuk menciptakan sesuatu yang baru.   Ya! lewat &#8220;bermain peran&#8221; memang diharapkan murid TK Rosela ini  akan lebih mudah dan merasa senang saat belajar.  Mereka tidak melulu mendengarkan guru bicara, menjelaskan dan bercerita,  tetapi mereka bermain dan bereksplorasi. Peran guru/fasilitator disini adalah menyediakan, merancang &#8220;dunia sekeliling&#8221; nya agar bermain dan bereksplorasi yang dilakukan lebih terarah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian tidak perlu harus mengandalkan barang-barang baru, tetapi diharapkan dengan apa yang ada, anak-anak tetap bisa belajar dan berkembang  se-optimal mungkin.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>TK &#8220;gratis&#8221; Rosela</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">TK gratis yang &#8220;dibangun&#8221; di Desa Tenjolaya  &#8211; Ciwidey ini berawal dari  gagasan</p>
<div id="attachment_1299" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1299" title="_MG_0656" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0656.jpg?w=216&#038;h=144" alt="rumah sederhana - amanah" width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">rumah sederhana - amanah</p></div>
<p style="text-align:justify;">seorang ibu yang memang tinggal disana. Ibu Didoh (sekarang kepala sekolah), di amanahi sebuah rumah sederhana oleh temannya untuk di manfaatkan dengan baik. Di desanya cukup banyak anak-anak usia sekitar balita, tetapi tidak satupun TK disitu. Maka itu lah yang terpikir olehnya,  membangun TK,  gratis tentu saja.   Menyadari ketiadaan biaya, maka gagasan itu ia lempar ke temannya SMP dulu, orang yang sangat tepat menurutku <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> , dan gayung pun bersambut. Berdua bertekad untuk mengusahakan pembangunan TK yang menjadi  satu-satunya untuk saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata gratis itu tidak selalu berarti baik.  Gratis bisa membuat orang tidak merasa terikat, atau menjadikan sesuatu tidak bernilai. Melihat gelagat adanya kecenderungan untuk bersekolah dengan &#8220;suka-suka&#8221;, dan dengan melihat tingkat kemampuan para orangtua, maka TK gratis ini menjadi tidak gratis sepenuhnya, tetapi akhirnya murid dikenakan biaya Rp 10.000,-/bulan.</p>
<p><span style="color:#ffcc00;"><strong>Dari bantuan teman-teman jadilah serba Bamboe<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sang teman ternyata juga merasa tidak mampu berjalan sendirian.   Bukan hal yang mudah untuk mengelola sebuah TK, apalagi tanpa tersedia dana yang pasti.  Kebetulan teman-teman se-kuliahnya di Psikologi dulu bersedia</p>
<div id="attachment_1301" class="wp-caption alignright" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1301" title="_MG_0689" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0689.jpg?w=216&#038;h=144" alt="belajar keseimbangan" width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">belajar keseimbangan</p></div>
<div id="attachment_1390" class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><img class="size-medium wp-image-1390" title="_MG_0649" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0649.jpg?w=160&#038;h=240" alt="_MG_0649" width="160" height="240" /><p class="wp-caption-text">serba dari bamboe</p></div>
<p style="text-align:justify;">membantu. Ada yang membenamkan diri di konsep, sistem pengajaran dan kurikulum, termasuk juga membina pemuda dan pemudi desa untuk  dijadikan guru-guru (juga bekerja sosial), sementara yang lain ikut mendukung dengan bantuan  asesmen guru, wawancara orangtua murid dan beberapa teman lain memberi bantuan berupa jasa lainnya, materi &#8211; baik uang, alat bermain ataupun barang2 bekas dan baru &#8211; serta alat penunjang lainnya untuk bermain  dan mengajar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan berbekal rasa &#8220;tahu diri&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maka dibangunlah sarana prasarana bermain dengan bahan dasar yang paling memungkinkan yaitu bambu. Maka itu lah yang terpikir oleh Erry saat dia kebingungan dengan dana terbatas tetapi harus menyediakan peralatan bermain dll. nya yang dapat mendukung konsepnya itu.  Maka &#8220;tumbuh&#8221; lah bambu itu di mana-mana, termasuk dijadikan rak tempat menaruh tas anak-anak dan sepatu/sendal.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Guru-guru</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1303" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1303" title="_MG_0728" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_07281.jpg?w=216&#038;h=144" alt="guru-guru - orang desa sekitar" width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">guru-guru - orang desa sekitar</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sang penggagas juga punya banyak teman sehingga dalam waktu tidak terlalu lama ia dapat memanggil &#8220;pasukan&#8221;. Dalam waktu singkat ia telah berhasil mengumpulkan dan menyeleksi pemuda dan pemudi  yang benar-benar bersedia, ingin dan ikhlas mengajar anak-anak di desanya tanpa di bayar, padahal  kehidupan mereka pun tergolong &#8220;pas-pasan&#8221;. Tapi kadang terlintas di pikiran sampai kapan kah mereka dapat bertahan dengan keadaan seperti ini. Bukan tidak mungkin bila suatu saat niat tulus dan ikhlas mereka akan bergeser karena terdesak kebutuhan materi.  Ini yang masih terus di pikirkan dan belum ditemukan jalan keluarnya. Saat ini 2 orang guru telah mengundurkan diri, tetapi menurut Erry dengan 5 guru kegiatan masih dapat tertangani dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Dana/Biaya</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sejalan dengan waktu dan perkembangan sekolah. TK Rosela yang kini telah</p>
<div id="attachment_1333" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1333" title="_MG_0632" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0632.jpg?w=210&#038;h=140" alt="mendengar cerita" width="210" height="140" /><p class="wp-caption-text">mendengar cerita</p></div>
<p style="text-align:justify;">memiliki murid tetap sekitar 50an, dan masih bayang2 sekitar 20an ini  tentu saja tidak berhenti  membutuhkan bantuan dana.  Bukan cuma untuk melengkapi dan menambah sarana prasarana belajar dan bermain,  ruang-ruang,  peralatan</p>
<p style="text-align:justify;">penunjang seperti komputer dan printer.  7 orang guru dan 1 kepala sekolah (ibu penggagas) pun tetap</p>
<div class="mceTemp" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption alignleft">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-1334" title="_MG_0729" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_07292.jpg?w=216&#038;h=144" alt="seimbang di antara 2 utas tali " width="216" height="144" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">seimbang di antara 2 utas tali </dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">menjadi sumber keprihatinan.  Saat wawancara, terungkap bahwa untuk sampai ke TK, sebagian dari mereka harus mengeluarkan ongkos ojek  Rp 2000 per hari,  yang terpaksa mereka minta dari orangtua. Sementara terungkap pula bahwa pada umumnya orangtua disana bekerja sebagai buruh tani, atau kerja lain yang jumlah penghasilannya tidak tetap.  Hmm.. menyedihkan,  mudah-mudahan masalah ini dapat segera terpecahkan demi kelangsungan sebuah proses pendidikan, proses ajar mengajar bagi anak-anak kecil di Desa ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>PAUD</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Demi kelancaran dan kelanjutan sekolah ini, saat ini sedang di rintis</p>
<div id="attachment_1306" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-medium wp-image-1306" title="_MG_0711" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0711.jpg?w=160&#038;h=240" alt="belajar dengan sistem sentra" width="160" height="240" /><p class="wp-caption-text">sistem sentra</p></div>
<p style="text-align:justify;">usaha-usaha untuk mendapatkan bantuan pemerintah PAUD, tetapi masih ada beberapa hambatan, yaitu pembuatan akte yayasan pendidikan yang menurut teman kami Notaris,  saat ini pembuatan akte yayasan bidang pendidikan terhenti karena sedang menunggu keluarnya aturan baru dari pemerintah yang mengatur hal ini.  Maka harapan besar terhadap PAUD pun sementara rupanya harus di simpan sambil terus berusaha.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi dengan niat dan keyakinan bahwa Dia pasti akan memberi jalan pada kebaikan, maka sejauh ini setelah kira-kira 4-5 bulan berlalu, TK ini dapat tetap berjalan meskipun masih</p>
<div id="attachment_1307" class="wp-caption alignright" style="width: 250px"><img class="size-medium wp-image-1307" title="_MG_0709" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0709.jpg?w=240&#038;h=160" alt="asesmen guru - lihat potensi dan kelemahan" width="240" height="160" /><p class="wp-caption-text">asesmen guru - lihat potensi dan kelemahan</p></div>
<p style="text-align:justify;">dengan banyak kekurangan di sana sini. Saat sedang dibutuhkan sejumlah dana, jasa, atau peralatan penunjang, ada saja teman-teman yang tergerak ketika dimintai bantuannya. Dan.. tidak terasa murid-murid itu  sudah akan menerima raport pertamanya. Alhamdulillah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#99ccff;"><em>Terima kasih banyak kepada teman-teman yang telah  memberikan bantuan dalam bentuk apapun untuk kelangsungan TK Rosela. Semoga niat yang tulus ikhlas serta budi baik teman-teman semua mendapat ganjaran yang setimpal, dan limpahan rejeki, rahmat dan berkah dari Nya. Amiinn&#8230; </em></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi rekan-rekan yang ingin menyumbang uang, silahkan transfer ke Norek : 5700138536 BCA atas nama Nila Dharmayani. Kami juga menerima sumbangan dalam bentuk barang bekas dan baru yang bermanfaat untuk anak usia TK.  Mohon maaf kami belum bisa mencantumkan no. telp/HP yang dapat dihubungi karena masih banyak pertimbangan untuk hal tersebut. Tetapi bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut, untuk sementara bisa tinggalkan pesan di kolom komentar.</p>
<p><span style="color:#000000;"><em><br />
</em></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#99ccff;"><em><img class="aligncenter size-full wp-image-1388" title="_MG_0700" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0700.jpg?w=398&#038;h=265" alt="_MG_0700" width="398" height="265" /><br />
</em></span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">NN</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;">
Posted in Jalan-jalan, Life is for Sharing, pendidikan, sekolah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1134&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/08/07/dari-rongsokan-menjadi-emas-amin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_06941.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0694</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/s50000281.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5000028</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/s5000038.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5000038</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0687.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0687</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0656.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0656</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0689.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0689</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0649.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0649</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_07281.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0728</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0632.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0632</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_07292.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0729</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0711.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0711</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_0709.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0709</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/08/mg_0700.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_0700</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesadaran yang mendalam..</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/30/kesadaran-yang-mendalam/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/30/kesadaran-yang-mendalam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 23:36:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[bersujud]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[pada Nya]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[Bersyukur kepada Allah..
Bersujud hanya pada Nya..
Atas apa yang telah diterima dan dirasa..
Yang indah menyenangkan
dan yang buruk menyakitkan hati&#8230;
Semua hanya masalah kesadaran yang mendalam,
dan kesediaan menerima,
bahwa semua orang &#8211; tanpa kecuali -
pada masanya, akan mendapatkan bagiannya,
yang harus dijalaninya
dalam bentuk dan pada waktu yang berbeda,&#8230;
Bahkan kita masih diberi kebebasan
bertindak dan mengambil keputusan..
Atas nama keadilan dan aturan Nya..
yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1276&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bersyukur kepada Allah..<br />
Bersujud hanya pada Nya..</p>
<p>Atas apa yang telah diterima dan dirasa..<br />
Yang indah menyenangkan<br />
dan yang buruk menyakitkan hati&#8230;</p>
<p>Semua hanya masalah kesadaran yang mendalam,<br />
dan kesediaan menerima,<br />
bahwa semua orang &#8211; tanpa kecuali -<br />
pada masanya, akan mendapatkan bagiannya,<br />
yang harus dijalaninya<br />
dalam bentuk dan pada waktu yang berbeda,&#8230;</p>
<p>Bahkan kita masih diberi kebebasan<br />
bertindak dan mengambil keputusan..</p>
<p>Atas nama keadilan dan aturan Nya..<br />
yang bukan hanya pada waktu yang berbatas..</p>
<p>Maha Besar ya Allah..<br />
bersujud hanya kepada Nya</p>
<p>NN</p>
<p>29-30 Juli 2009<br />
Untuk anak-anakku Disa, Aldis dan Nadine</p>
Posted in Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1276&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/30/kesadaran-yang-mendalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BHINEKA, &#8220;so what gitu loh…&#8221;</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/24/bhineka-so-what-gitu-loh%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/24/bhineka-so-what-gitu-loh%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 20:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[acara musik "inbox"]]></category>
		<category><![CDATA[alat musik daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bhineka tunggal ika]]></category>
		<category><![CDATA[citos]]></category>
		<category><![CDATA[lagu batak]]></category>
		<category><![CDATA[negera tetangga]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[panggung lobby]]></category>
		<category><![CDATA[ulos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Suatu siang di Citos, aku makan siang sorangan bae. Tiba-tiba, ujug-ujug mendadak suddenly, suara musik terdengar, keras banget gile.. kaget aku. Rupanya berasal dari panggung di lobby. Hmm.. pasti musik daerah nih.. soalnya ada suara alat musik khas daerah ntah apa namanya&#8230;Berikutnya, rasa-rasanya aku mulai kenal deh sama lagu-lagunya.. Tidak salah lagi, ini pasti lagu-lagu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1269&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Suatu siang di Citos, aku makan siang sorangan bae. Tiba-tiba, ujug-ujug mendadak suddenly, suara musik terdengar, keras banget gile.. kaget aku. Rupanya berasal dari panggung di lobby. Hmm.. pasti musik daerah nih.. soalnya ada suara alat musik khas daerah ntah apa namanya&#8230;Berikutnya, rasa-rasanya aku mulai kenal deh sama lagu-lagunya.. Tidak salah lagi, ini pasti lagu-lagu Batak bah !! .</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai makan aku memang berniat untuk nonton aksi panggungnya walau cuma dari lantai atas. Semua pemain, sudah kuduga, menyelendangkan ulos.. plus topi khas, buat para lelaki Batak. Kuakui lagu-lagu batak memang terdengar enak apalagi kalau penyanyinya bersuara merdu. Hilang deh rasa lelah setelah berkeliling selama hampir 2 jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi setelah lama menonton, kok aku malah didatangi rasa sedih&#8230; Rasanya ga tega gitu.. Musik dan lagunya enak didengar, kostum pemusiknya unik dan khas. Penyanyinya juga manis kok.. Tapi penontonnya rek, sepiiiiii bak di kuburan. Lha “jam tayangnya” aja terkesan direncanakan secara “mau-mau enggak-enggak”. Selain di hari dan jam sepi pengunjung, kursi pun cuma disediakan 5 buah.. basa basi banget, seolah memang sudah diantisipasi ga bakalan ada yang nonton, weleehh&#8230;  Padahal penyanyi nya sudah sangat berupaya agar menarik perhatian; memanggil orang yang lalu lalang supaya mau naik dan nyanyi bersamanya di panggung. Kesian deehhh……. . Coba dia nengok keatas manggil aku, pasti segera aku terjun bebas mendarat di sampingnya.. hehe..</p>
<p style="text-align:justify;">Aku mulai berpikir tentang NKRI. Negara Kesatuan Republik Indonesia yang begitu keras diperjuangkan agar jangan sampai bercerai berai. Usaha itu sangat terasa saat Timor Timur ingin melepaskan diri, dan saat di Aceh dan Papua selalu terjadi keributan yang serupa. Lalu aku juga teringat semboyan negara kita yang selalu dibanggakan “Bhineka Tunggal Ika”. Keduanya menyiratkan bagaimana keragaman itu telah menjadi satu selama ini. Beragam suku, bangsa, bahasa, budaya, tradisi telah berada didalam satu naungan dan menjadi kebanggaan kita bersama. Banyak yang khas, banyak yang unik. Itu lah Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Lha tapi ini yang di depan mata kok malah dicuekin? Sementara untuk acara musik “inbox” di mall-mall yang diselenggarakan salah satu stasiun TV, alamaaakk.. penonton mbludaknya bukan main. Samar-samar&#8230; panggung itu, aku mulai melihatnya bak perahu kecil dan usang ditengah lautan, yang memanggil manggil meminta perhatian tapi suaranya nyaris tak terdengar. Sementara di sekelilingnya melintas ramai kapal-kapal modern nan megah, begitu menarik perhatian. Yaahh.. lalu? kapal usang itu, siapa yang mau dan bisa dengar? padahal masih banyak “perahu” model begitu di negeri tercinta ini.. Jadi harus di apain dong supaya mereka bisa tetap menarik perhatian?<br />
Apa memang &#8220;hukum alam&#8221; yang sedang berlaku? Yang lama terlupakan, dan menjadi usang.. Yang khas dan unik pun tergantikan. Beragam menjadi seragam.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan mungkin saja, suatu saat nanti kita malah harus merubah semboyan menjadi : Bhineka, &#8220;so what gitu loh?&#8221; Atau mungkin menunggu lagu Batak, atau khas lainnya tiba-tiba menjadi “milik” negara tetangga? hmm&#8230; baru deh pada nyaho.. baru deh pada heboh..</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti kata pepatah, ketika ada dilupakan, saat hilang baru bernilai.<br />
Entah pepatah darimana itu, tiba-tiba terlintas begitu saja di pikiranku.. hehe.. tapi bener juga kan?</p>
<p>NN</p>
<p>13 November 2007,<br />
modified 22 July 2009</p>
Posted in Artikel  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1269&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/07/24/bhineka-so-what-gitu-loh%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tual, on my mind..</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/05/19/tual-on-my-mind/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/05/19/tual-on-my-mind/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 08:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[banana boat]]></category>
		<category><![CDATA[dermaga]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauan maluku]]></category>
		<category><![CDATA[kota Tual]]></category>
		<category><![CDATA[pantai dan lautan]]></category>
		<category><![CDATA[PLN Jasdik]]></category>
		<category><![CDATA[pulau burung tual]]></category>
		<category><![CDATA[relief pembantaian pendeta dan suster]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tempat Ziarah]]></category>
		<category><![CDATA[ternak mutiara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1140</guid>
		<description><![CDATA[
Ada danau yang airnya sangat jernih, dan ada dataran yang serba putih hingga hanya orang-orang saja yang terlihat berwarna, sementara  latar belakangnya benar-benar putih blass !! dan menyilaukan.  Itu yang kulihat  dalam foto2 kakakku.  Bagus banget deh pokoknya.  Maka jawabanku so pasti :  mau !! saat aku ditawari untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1140&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1444" class="wp-caption aligncenter" style="width: 507px"><img class="size-full wp-image-1444" title="hbhbhbhb" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/hbhbhbhb2.jpg?w=497&#038;h=372" alt="seru..." width="497" height="372" /><p class="wp-caption-text">this is why.. Tual, is always on my mind <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ada danau yang airnya sangat jernih, dan ada dataran yang serba putih hingga hanya orang-orang saja yang terlihat berwarna, sementara  latar belakangnya benar-benar putih blass !! dan menyilaukan.  Itu yang kulihat  dalam foto2 kakakku.  Bagus banget deh pokoknya.  Maka jawabanku so pasti :  mau !! saat aku ditawari untuk ikut meng-assess karyawan PLN di Tual.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu kota kecil banget, kata kakakku. Mana ada danau? wong di kelilingi laut kok, kan adanya di pulau kecil. Lah? jadi danau bening itu adanya dimana? kacau deh.. Yahh!! salah pilihkah aku? Tapi sudah terlanjur bilang &#8220;mau&#8221; dengan mantap <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  rasanya ga enak hati juga kalau berubah pikiran untuk memilih kota lain lagi, Ambon atau Ternate.  Hmmhh&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa tahun lalu, untuk menyebrang ke Tual harus naik pesawat kecil.  Sebelum naik pesawat harus minum antimo kalau ga mau muntah-muntah, jalannya ajrut-ajrutan kayak naik angkot di jalanan rusak. Kebayang kan?  Bahkan ada bayi  terlempar dari pangkuan ibunya ke pangkuan penumpang lain.. Whoalaahh.. sebegitu seramnya kah perjalananku nanti?? maka aku mulai deg-deg plass!! Eh, cerita kakakku masih berlanjut; disitu susah lho cari nasi,  banyakan sagu.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Wadduhh.. Untuk menghibur diri, aku browsing internet mencari Tual. Ternyata hanya sedikit info.. satu yang  kelihatannya pasti yaitu ada pantai dengan pasir yang putih..  Keliatannya sih oke juga, ya sudah laa pasrah saja..  Ingat tujuannya bukan jalan-jalan lho.. tapi dalam rangka bekerja dan bekerja. Okay?? .. hehe&#8230; Ho oh..  lupa aku.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Tual, aku datang !</strong></span></p>
<div id="attachment_1236" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1236" title="_MG_7784" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_77841.jpg?w=210&#038;h=140" alt="Bandara Tual yang mungil dan sepi" width="210" height="140" /><p class="wp-caption-text">Bandara Tual yang mungil dan sepi</p></div>
<p>Ya!! ber siap-siap, kali ini berangkat ke tempat yang lebih jauh dari biasanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Naik pesawat dari jakarta, singgah di Makasar 15 menit (katanya), ganti pesawat menuju Ambon. Berdiam disana selama  kira-kira 2 jam, lalu  lanjut naik pesawat kecil menuju Tual. Alhamdulillaaahh&#8230; ternyata ga ajrut-ajrutan, ga perlu makan antimo, dan ga ada bayi yang terlempar.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1238" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1238" title="_MG_7782" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_77823.jpg?w=210&#038;h=140" alt="se-kotak &quot;jendela untuk melempar&quot; bagasi penumpang" width="210" height="140" /><p class="wp-caption-text">se-kotak &quot;jendela untuk melempar&quot; bagasi penumpang</p></div>
<p style="text-align:justify;">Wah.. betapa mini dan sepinya bandara Tual. Gedungnya pun lebih mirip rumah daripada bandara. Belum lagi bagasinya, bak sekotak jendela rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">Petugas tinggal &#8216;melempar&#8217; koper-koper dari luar jendela ke atas se macam dipan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , lalu penumpang nyari deh kopernya. Bagasi keberangkatan sama juga, lagi-lagi hanya sekotak jendela..</p>
<p style="text-align:justify;">Kota pun cuma segaris jalanan utama. Sepiiii sudah pasti. Tidak ada lampu merah satupun di  jalanan sekitar hotel</p>
<div id="attachment_1239" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1239" title="_MG_7653" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_76531.jpg?w=210&#038;h=140" alt="jalanan yang sunyi sepi di sekitar kantor PLN" width="210" height="140" /><p class="wp-caption-text">jalanan yang sunyi sepi di sekitar kantor PLN</p></div>
<p>tempat aku dan teman-teman tinggal.</p>
<p>Ini baru betul, dekat ke mana-mana. Cuma 5 menit ke Bandara, 5 menit ke Kantor PLN, 15 menit ke kota.. andai Jakartaku seperti ini..</p>
<p><span style="color:#ffcc00;"><strong>Kerja kerja ayo kita kerja..</strong></span></p>
<p>Kalau kerjanya sih dimana-mana juga sama aja ceritanya. Me-wawancarai, mengamati diskusi kelompok, presentasi (kalau ada),  bermain peran (role playing).. dst dst.. Yang beda-beda itu justru jalan-jalannya, dan biasanya  ini yang seru.  Maka  singkat kata, tentang bekerja aku lewati.  Apalagi pada hari Senin &#8211; Kamis Tual bersimbah hujan hampir setiap hari dan hampir sepanjang hari&#8230;  Maka Jum&#8217;at lah hari yang paling aku tunggu-tunggu.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Ternak Mutiara </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pagi itu jalan lah aku dan teman 1 tim dengan diantar oleh seorang karyawan PLN, bapak Syarief  dan istri plus 1 orang  ibu istri karyawan lainnya.  Daftar tempat yang akan dikunjungi : ternak mutiara, pantai pasir panjang, nyebrang pulau sambil ber banana boat,  ma&#8217;em di pinggir pantai.. waahh sounds so interesting. Ga sabar euy&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Pergi ke tempat pengembangbiakan mutiara asik juga. Karena disana jadi banyak pertanyaan,  maka tak terasa menghabiskan waktu cukup panjang (sambil ga beli mutiara). Jangan salah, bukan karena ga punya duit, tapi karena belum waktunya panen <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  hehe..  thanks God.</p>
<div id="attachment_1169" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1169" title="_MG_7659.resized" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7659-resized2.jpg?w=216&#038;h=203" alt="cangkang-cangkang dibuka untuk disuntik " width="216" height="203" /><p class="wp-caption-text">cangkang-cangkang dibuka untuk disuntik </p></div>
<p style="text-align:justify;">Ternyata cangkang mutiara itu, asal muasalnya adalah semacam plankton yang tak terlihat oleh mata telanjang. Lalu di kembangbiakan di luar laut  selama beberapa waktu. Setelah ukuran tertentu yang terlihat mata telanjang, barulah dia pindah direndam di laut. Setelah berdiameter kira-kira 10 cm barulah diangkat, dibuka dan &#8220;disuntikkan&#8221; sebuah bola kecil kecil kedalamnya. Nantinya saat proses alam bekerja, di dalam kerang itu bola akan ditutup oleh selaput indah yang akhirnya jadilah apa yang kita sebut sebagai mutiara.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm&#8230;  asik juga nontonin prosesnya sampai lupa waktu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Tempat Ziarah umat Katolik<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Rupanya ada juga sejarah yang menyedihkan di jaman</p>
<div id="attachment_1215" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1215" title="_MG_7667" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7667.jpg?w=216&#038;h=144" alt="Relief yang bercerita tentang pembantaian.. " width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">Relief yang bercerita tentang pembantaian.. </p></div>
<p>dulu di mulai tahun 1540 (?) kalau aku tak salah lihat reliefnya.  Konon ditempat itu terjadi pembantaian terhadap pendeta dan para suster oleh Jepang.</p>
<p style="text-align:justify;">Selesai di tempat ini kita menuju ke pasar, belanja kacang tual yang katanya disangrai campur pasir nan putih bersih. Pasar letaknya di kota, 20 menit deh dari tempat ini.  Beda dengan lokasi seputar hotel, yang namanya kota dan pasar so pasti rame la yauww.. tp teteuupp tak seramai pasar Tanah Abang, atau Maester.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong> </strong></span></p>
<div id="attachment_1175" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><strong><strong><img class="size-medium wp-image-1175" title="_MG_7670" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_76702.jpg?w=210&#038;h=140" alt="Eh, boleh numpang motret lho.. :)" width="210" height="140" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Eh, boleh numpang motret lho.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p><span style="color:#ffcc00;"><strong>Kantor Kabupaten nan mewah</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ada satu bangunan mewah yang cukup mengejutkan aku dan teman-teman.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabupaten nya bo! bussett dahh kata orang. Kuwerreenn rek.. muewaahh tenan. Kayaknya kontras banget dengan dunia sekelilingnya, apalagi dengan desa yang kita lewati sebelum menuju ke restoran pinggir pantai.  Desa dengan rumah-rumah sangat sederhana. Tapi jangan salah kira.. hampir di semua  rumah ada antena parabolanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Sepi hiburan kali ya?</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Indahnya pantai dan lautan </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya..  setelah melewati pedesaan dengan jalanan mobil satu jalur saja tibalah kita di pinggir pantai, menuju makan siang sebelum menyebrang ke pulau Burung, itu nama pulaunya.  Katanya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1182" class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1182" title="_MG_7683.resized" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7683-resized.jpg?w=216&#038;h=144" alt="kapal dan banana boat sudah memanggil-manggil :)" width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">kapal dan banana boat sudah memanggil riang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p style="text-align:justify;">Saat menunggu rombongan rekan-rekan karyawan PLN dan bpk Kacab nya, aku sempat amat menyesali; kenapa kita ga mampir di pantai Panjang, tempat pariwisatanya kota Tual.  Kenapa ya?? Aku memang tak paham perjalanannya. Katanya tidak terlalu jauh, tapi kalau kembali kesana sepertinya akan memakan waktu cukup lama,  sedangkan rombongan lain tengah menuju kemari.   Hmmhh..  Ya sudah sepertinya kita harus pasrah dan memandangi dermaga dan  lautan saja lah..</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Pulau burung itu ternyata&#8230;</strong></span> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1184" class="wp-caption alignright" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1184" title="_MG_7700" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7700.jpg?w=216&#038;h=144" alt="perjalanan ke surga ?? :) " width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">perjalanan ke surga ?? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p></div>
<p style="text-align:justify;">Katanya namanya pulau Burung, tapi orang yang ditanya pun sepertinya kurang yakin juga dengan nama itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Lah burungnya mana? kok sepi? eh ada kok 1-2 burung berkaki panjang berwarna hitam putih berterbangan. Ya sudah deh, kita sebut saja pulau burung. Deal..  !!</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Waw..  cantiknya pulau itu.  Sungguh perjalanan yang menyenangkan</p>
<div class="mceTemp" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption alignright">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-1186" title="_MG_7705.re" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7705-re.jpg?w=224&#038;h=240" alt="Wo-oW.. welcome to my paradise.. " width="224" height="240" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Wo-oW.. welcome to my paradise.. </dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">sekaligus menakjubkan.  Seperti mimpi!! tak pernah tersirat dipikiranku akan pernah mengunjungi sebuah pulau kecil di seputaran Maluku, tanpa penghuni. Pasirnya putih bersih.. dan, antara pantai sampai ke laut warna biru pun menampakkan gradasinya. Indahnyaa..  blom ditambah dengan melihat pemandangan segerombolan ikan berlompatan bergantian.. Dari kejauhan kumpulan ikan itu seperti batu karang berwarna hitam.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya sekitar 20 menit waktu yang dibutuh- kan untuk mengitari pulau kecil itu.  Dan sepanjang perjalanan aku</p>
<div id="attachment_1191" class="wp-caption alignright" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-1191" title="_MG_7706" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7706.jpg?w=216&#038;h=144" alt="gradasi yang cantik.... " width="216" height="144" /><p class="wp-caption-text">gradasi yang cantik.... </p></div>
<p>tak henti-hentinya mengagumi pemandangan pantai putih, dan laut dan langit nan biru..</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Banana Boat</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak masih di Tual, pak Hadi, yang empunya restoran dan boat beberapa kali bilang bahwa nanti akan ada pertandingan Banana Boat.  Yah seumurku ini mana paham pertandingannya seperti apa. Aku pikir ada beberapa boat disediakan lalu kami berlomba. Aku sih oke-oke aja..   apalagi yang namanya berpetualangan. Sapa takut? Cuma satu yang membuat aku rada-rada ngeri; aku tak bisa berenang.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1204" class="wp-caption alignleft" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1204" title="DSCF2235" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2235.jpg?w=210&#038;h=157" alt="wah beneran tenggelem..  " width="210" height="157" /><p class="wp-caption-text">wah beneran tenggelem..  </p></div>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya tiba juga saatnya aku naik banana boat, tanpa pikir 2 kali aku langsung mau saat diajak <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Apa yang kan terjadi mah urusan belakangan aja deh.. Yang penting aku sudah pakai pelampung, dan sudah sempat memperhatikan orang lain saat kita menyebrang pulau Kayaknya asik-asik aja tuh..  Semoga aja deh..</p>
<p style="text-align:justify;">
<p>Ternyata memang beneran asik euy&#8230; Biar rada deg-degan aku masih bisa &#8216;enjoy&#8217;..  belok kiri belok kanan, wuiihh.. hmm..  tapi kok? lama-lama kenapa menikungnya makin tajem yaa ??  waaaahh.. dan akhirnyaa.. byaarr !! alamaaakkk.. ternyata aku kecebur juga. Udah sih emang</p>
<p style="text-align:justify;">takut kecebur dari awal karena ga bisa berenang.  Halaaahh.. rupanya  memang begitu lah permainannya. Lomba itu maksudnya grup mana yang paling &#8216;jago&#8217; hingga tak tergoyahkan biar kata  si kapal penarik meliuk liuk macam manapun.  Am I right? Jelas aku kaget setengah mati karena tiba-tiba saja aku sudah berada di dalam lautan nun jauh disana. Tak berpikir panjang, aku langsung meraih dan memegang kuat-kuat bapak itu dari Kanwil Ambon  (mohon maaf aku lupa namanya). Untung aku masih tahu malu, maka aku mohon permisi berpegangan padanya, dan tentu saja  ia  mengijinkan.  Lelaki tokh? sudah menjadi takdirnya  harus melindungi perempuan dimanapun dia berada <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  . Tapi siapa nyana kalau ternyata beliau juga tak bisa berenang ha ha.. Tapi, itu lah lelaki, juga  harus pintar-pintar menjaga ketenangan hati perempuan.. hehe.. Thx ya pak.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1210" class="wp-caption alignleft" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-1210" title="DSCF2242.re" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2242-re1.jpg?w=210&#038;h=157" alt="Mantap !!" width="210" height="157" /><p class="wp-caption-text">Mantap !!</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tercebur di lautan Maluku??   di usiaku yang sudah tidak muda pula hehe..  mimpi apa ku semalam? Untung cuma  diceburin satu kali karena ternyata berikutnya teman-teman lain diceburkan 2-6 kali.  Alamaaakk.. so pasti kuyup deh judulnya..  Bagiku ini adalah pengalaman hidup yang luar biasa, ntah bagi yang lain <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Itulah cerita dan Kota Tual yang ku ingat. Tak jadi menyesal aku pergi ke Tual. Tidak ada mabok pesawat, tidak ada bayi  terloncat, nasi banyak, tidur enak, makan? wah jangan di tanya.. ikan ikan dan ikan.. Wuenak tenan. Bahkan aku  sempat mencicipi urap rumput laut buatan ibu-ibu istri karyawan. Tak mengapa aku urung mengunjungi Pantai Panjang, karena pulau burung juga mempesona apalagi dengan pengalaman indah yang tak terlupakan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Yang kusesalkan</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ada gelas dan botol bekas air mineral, ada sandal jepit, ada sandal ber mote-mote, ada topi bahkan tas  sport . Semua turut meramaikan pulau Burung, cuma sayangnya dalam bentuk SAMPAH euy.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />   Cuma itu yang aku sayangkan dan sesalkan disana. Kok bisa ya pulau tak berpenghuni itu banyak sampahnya?  Mungkinkah di damparkan oleh air laut? atau &#8216;peninggalan&#8217; orang-orang yang berkunjung? Entahlah.. tapi itu sangat merusak keindahan dan lingkungan tentu saja. Aku hanya berharap  ada pihak-pihak yang tahu dan sadar bahwa itu harus dibersihkan.  Pemda Tual, atau  bapak kita yang rajin membawa tamu ke pulau itu? atau? hmm..  mungkin PLN yang kelihatannya selalu senang hati untuk membawa tamu-tamunya ke pulau itu? Semoga lah.. besok kita semua bukan hanya sekedar ingin menikmatinya saja, tetapi bersedia memikirkan dan mengerjakan pembuangan  sampah-sampah itu.  Bukan ke laut tentu saja&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1221" class="wp-caption aligncenter" style="width: 250px"><img class="size-medium wp-image-1221" title="DSCF2217.re" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2217-re.jpg?w=240&#038;h=179" alt="piknik sambil ngupi-ngupi " width="240" height="179" /><p class="wp-caption-text">piknik sambil ngupi-ngupi </p></div>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1196" class="wp-caption aligncenter" style="width: 253px"><img class="size-medium wp-image-1196" title="DSCF2276.re" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2276-re.jpg?w=243&#038;h=182" alt="All my bags are packed, ready to go.. I hate to wake you up to say goodbye.. " width="243" height="182" /><p class="wp-caption-text">All my bags are packed, ready to go.. I hate to wake you up to say goodbye.. </p></div>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em> </em></span></p>
<p><span style="color:#ffffff;"><em><span style="color:#888888;">S</span><span style="color:#999999;"><span style="color:#888888;">pecial</span> thanks to Bpk Patar Kacab &amp; seluruh karyawan dan istri &#8211; PLN Cabang Tual, bpk Wanta &amp;   bpk Tri koordinator sekaligus teman 1 tim dari Jasdik PLN Jakarta,  pak Hadi pemilik restoran dan boat, dan.. mbak Cici Kaloh, orang pertama yang menawariku &#8216;gawe&#8217; ke Tual.. </span></em></span></p>
<p><span style="color:#999999;"><em>Thanks for the opportunity, and the unforgettable moment you have given me..</em></span></p>
Posted in Jalan-jalan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1140&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/05/19/tual-on-my-mind/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/hbhbhbhb2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hbhbhbhb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_77841.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7784</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_77823.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7782</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_76531.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7653</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7659-resized2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7659.resized</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7667.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7667</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_76702.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7670</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7683-resized.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7683.resized</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7700.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7700</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7705-re.jpg?w=280" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7705.re</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/mg_7706.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">_MG_7706</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2235.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCF2235</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2242-re1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCF2242.re</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2217-re.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCF2217.re</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/05/dscf2276-re.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCF2276.re</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semua dimasak tanpa babi.. (xie xie)</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/22/semua-dimasak-tanpa-babi-xie-xie/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/22/semua-dimasak-tanpa-babi-xie-xie/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 21:45:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[My 'true story']]></category>
		<category><![CDATA[One Love, One Heart....]]></category>
		<category><![CDATA[daging babi]]></category>
		<category><![CDATA[masakan cina]]></category>
		<category><![CDATA[melayat]]></category>
		<category><![CDATA[mertua]]></category>
		<category><![CDATA[nge teh]]></category>
		<category><![CDATA[sara]]></category>
		<category><![CDATA[sepupu]]></category>
		<category><![CDATA[shenzen]]></category>
		<category><![CDATA[xie xie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[“Tidak ada kelompok orang-orang baik, atau kelompok orang-orang tidak baik. Yang ada adalah  dalam setiap kelompok ada orang-orang baik dan ada orang-orang  tidak baik” Begitu kata Viktor E. Frankl, yang mengingatkan aku pada perjalanan hidup ku di th 2002.
Lagi lagi cuma aku ‘sendirian’ nih judulnya..
Harinya lupa, tanggalnya lupa, kalau bulannya sih…  lupa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1121&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ffff99;"><em>“Tidak ada kelompok orang-orang baik, atau kelompok orang-orang tidak baik. Yang ada adalah  dalam setiap kelompok ada orang-orang baik dan ada orang-orang  tidak baik”</em></span> Begitu kata Viktor E. Frankl, yang mengingatkan aku pada perjalanan hidup ku di th 2002.</p>
<p>Lagi lagi cuma aku ‘sendirian’ nih judulnya..</p>
<p>Harinya lupa, tanggalnya lupa, kalau bulannya sih…  lupa juga .. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , tahunnya 2002.  Lumayan masih ada yang inget.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yang penting ceritanya bukan?  Mana mungkin aku lupa dengan cerita sejarah ke GR an aku sendiri.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Waktu itu aku jalan-jalan ngikut mertua dan ipar-ipar ke Shenzen dalam rangka melayat sepupunya yang baru aja meninggal.  Sesampainya disana kita cuma bisa nengokin istri dan anak-anaknya yang sudah menikah semua, karena memang kita datang terlambat beberapa hari sih..  Suasana jadi rada-rada mengharu biru gitu deh, karena ternyata ipar-ipar ku itu belum pernah saling jumpa satu sama lain. Ya jelaslah, sepupu lahir dan besar di shenzen, iparku lahir dan besar di Jakarta, kapan ketemunya? Apalagi denganku, selain namaku  baru tau sekarang, juga ada sesuatu yang berbeda.  Aku bak anak itik berada ditengah keluarga ayam, artinya, cuma aku satu-satunya yang berkulit gelap dan bermata besaran (dikit sih).</p>
<p style="text-align:justify;">Besoknya kami pun di undang acara jamuan makan siang khusus disebuah hotel. Ruang makan khusus dan ’private’ telah disiapkan. Sementara mereka asik ber bincang-bincang dalam bahasa yang tidak kupahami (Mandarin atau hakka?), pikiranku mulai melayang-layang secara tidak sopan.   Dalam bayanganku sebentar lagi bakalan terhidang berbagai jenis makanan yang mengundang selera. Pastinya dalam keadaan masih ngepul pul serba hangat… yummiii…  Tapii.. makanan yang mana yang boleh aku makan yaa??  Takutnya serba mengandung babi gitu loh… Tapi tapi tapi.. kalo semuanya ada the babs nya bagaimana dengan nasibku ???&#8230; Memang sih sang mertua dan ipar selalu always ngasih tau mana-mana makanan yang boleh aku makan, dan mana yang tidak. Mudah-mudahan aja dasar pertimbangannya adalah faktor the babs bukan faktor sentimen.. Ntar yang wuenak di bilang mengandung babs, yang ga wuenak dibilang halal.. hue he he.. betapa parno dan tak tahu dirinya aku..</p>
<p style="text-align:justify;">Tibalah detik-detik yang dinanti-nanti itu (maklum selama ini kita sering makan makanan yang kurang jelas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  ).  Semua sudah duduk manis ditempatnya dari tadi.  Aku masih juga cengar cengir kesana kemari sambil (masih juga) ga ngatri apa yang lagi diomongin. Cuma satu kata yang gw paham banget artinya yaitu xie xie (terima kasih).</p>
<p style="text-align:justify;">Satu persatu makanan dihidangkan… Duh gilee coyy.. mengundang selera bangettt.. bener kaannn.. semuanya masih pada ngepul pul… Aku pandangi satu persatu sambil bertanya-tanya dalam hati. Yang mana yaa… Yang mana yaa..  Eh tiba-tiba sang mertu angkat bicara : “Semuanya boleh dimakan kok Rat” (wahh zangan zangan semuanya ga enak nih..).. “Semuanya engga pake babi..” (ops ??  Suwer nih moms ?? rupanya sang mertu cukup peka dengan ekspresi wajah aku yang harap-harap cemas gitu.. haha&#8230; Terus katanya lagi : “Semalam mama cerita kalo Ratna orang Indonesia asli dan agamanya Islam..”Yeee…. mang ada yang palsu? padahal kan the mertuaz juga orang Indonesia gitu loh.. (tapi palsu kali ye? Hehe..).  Trus sang tuan rumah juga keliatannya tidak mau kalah baik nih terhadap aku.. hua ha ha.., penuh tenggang rasa dan toleransi gitu. Dan inisiatifnya itu yang aku ga nahan… sampai-sampai rela ikhlas semua makanan dimasak tanpa daging babi sedikitpun… Padahal kan mereka  suka sekali dengan masakan itu tentunya. Jadi terharu biru neh aku&#8230; Saking terharunya langsung aku serbu aja deh semua jenis makanan..hehe.. Jadi ga bisa bedain terharu sama laper..  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p style="text-align:justify;">Terahir… Sudah jadi tradisi kan? minum teh sambil kongkow kongkow. Katanya kalau mangkuk teh kita diisiin sama tuan rumah itu berarti suatu penghormatan. Sssttt.. mangkok kecil gw diisi terus-terusan lho, sambil aku diajakin ngomong dan di senyum senyum in.. Duh apa ya artinya ? untung ada penerjemah setia, mertua…  ya sudah aku manggut-manggut aje deh, cengar cengir.. sambil ngomong : xie xie.. xie xie.. Eeh ngomong segitu aja, aku langsung dipuji katanya logatnya bagus.. cihuyy… Ya udeh gw makin-makinan xie xie.. xie xie.. deh..</p>
<p style="text-align:justify;">Malamnya aku berpikir kembali tentang makan siang itu. Asik banget sekaligus mengharukan euy.. Bayangkan.. aku baru mengenal mereka satu hari, komunikasi cuma senyam senyum dan xie xie, sisanya bahasa isyarat dan bahasa tubuh. Tapi kok besoknya di acara makan keluarga semua masakan itu asli dimasak tanpa daging babi satu jenis pun. Bukankah itu  suatu penghormatan yang luar biasa? padahal daging babi adalah masakah instimewa kesukaan mereka. Waahh&#8230; patutkah aku merasa GR? Rasanya gimanaa gitu.. nikmaaat banget. Ada rasa damai dan tenteram. Tapi  aku cuma GR sebentar kok (jangan khawatir.. hehe..) karena pada ahirnya pikiranku kembali melanglang buana, membandingkan  situasi ini dengan yang namanya hawa panas  Sara yang potensial ada akibat prasangka.  Betapa damainya kalau prasangka itu tak ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasanya ini bakalan jadi pengalaman yang takkan kulupakan sepanjang masa deh. Padahal modal ku cuma bicara  xie xie dan cengar cengir. Trus tuan rumah juga boro-boro deh ngerti bahasa ku&#8230; Dan ternyata itu yang namanya ipar-ipar ku kebanyakan kaga ngatri juga tuh bahasa Mandarin.. weleeehhh… ngobrol dong par dari kemarin. Kirain pada fasih semua.. Rupanya arti senyam senyumnnya itu tak berbeda dengan ku, senyum bingung.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Yah seperti kata si kecil Annie dalam drama musicalnya..  &#8220;the sun&#8217;ll come out tomorrow&#8230;  Tomorrow I love you, you&#8217;re always a day a way&#8230;   &#8220;</p>
<p>NN</p>
Posted in My 'true story', One Love, One Heart....  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1121&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/22/semua-dimasak-tanpa-babi-xie-xie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah.. Assallamualaikum.. Astaghfirullah..</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/19/alhamdulillah-assallamualaikum-astaghfirullah/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/19/alhamdulillah-assallamualaikum-astaghfirullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 00:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[My 'true story']]></category>
		<category><![CDATA[One Love, One Heart....]]></category>
		<category><![CDATA[alhamdulilllah]]></category>
		<category><![CDATA[assalamualaikum]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[istighar]]></category>
		<category><![CDATA[kristen]]></category>
		<category><![CDATA[pahala]]></category>
		<category><![CDATA[pesta]]></category>
		<category><![CDATA[sara]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<category><![CDATA[ulangtahun 17 tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[When you do things from your soul you feel a river moving in you, a joy. When action come from another section, the feeling disappears ~ Jalal ad-Din Rumi
Di suatu malam minggu, di acara ulang tahun 17an anaknya seorang teman. . Bukan cuma anak-anak yang hadir.  Karena alasan kami, para ortunya, sudah cukup lama sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1104&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#85827a;"><em><span style="color:#ffff99;">When you do things from your soul you feel a river moving in you, a joy. When action come from another section, the feeling disappears</span> </em></span>~ <span style="color:#808080;">Jalal ad-Din Rumi</span></p>
<p style="text-align:justify;">Di suatu malam minggu, di acara ulang tahun 17an anaknya seorang teman. . Bukan cuma anak-anak yang hadir.  Karena alasan kami, para ortunya, sudah cukup lama sering berkegiatan bersama dalam rangka (juga) mengurus kegiatan anak-anaknya, maka malam itu berkumpul jugalah para ortu disamping anak-anak yang bergembira ria merayakan hari kedewasaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Disitu aku terlibat omong-omongan seru soal agama, tepatnya yang diomongin sih seputaran agama Kristen. Walaupun demikian rupanya ibu-ibu dan bapak-bapak pada nyadar juga kalau ada aku yang beragama Islam nyempil sendirian <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  di tengah-tengah mereka. Jadi obrolan pun pada akhirnya menyinggung masalah perkataan : Alhamdulillah.. Assallamualaikum..  Astaghfirullah…</p>
<p style="text-align:justify;">Aku ga ngerti deh.. apa karena kasihan terhadapku, yang nyempil sendirian, atau karena tampang ku yang terkesan minta dikasihani, atau bisa juga karena aku kelewat wibawa.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Maka mereka pun menyatakan pendapat yang sama bahwa kata-kata Islami tersebut diatas tidak masalah buat mereka bahkan mereka pun sering ikut-ikutan mengucapkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu dibahaslah kata-kata itu satu demi satu, katanya artinya kan bagus Alhamdulillah artinya kan sama aja dengan puji Tuhan, Assalamualaikum artinya sama dengan salam sejahtera, dan Astaghfirulah kan artinya mohon ampun.  Jadi ga ada salahnya juga mereka ikutan menggunakan kata-kata itu. Ehm ehm.. ternyata pada ngerti juga artinya hehe..  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   aku pun senyum-senyum sambil terus mendengarkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ahirnya seorang ibu menyimpulkan, katanya : “Semua agama itu kan sama, tujuannya baik. Menurut saya, nanti di ahirat sana semua akan di ‘adili’ menurut keyakinannya masing-masing”. Lalu yang lain pun mengangguk-angguk tanda setuju dan mang-amini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hati aku bersyukur..  enak juga nih kalau dunia dipenuhi oleh tenggang rasa dan toleransi seperti ini.  Rasanya nikmat banget duduk ditengah-tengah mereka sambil ngopi dan makan spahgetti plus kentang goreng hehe..  Satu lawan banyak bo! Kalau terjadi sara, kan bodiku duluan yang bakalan berubah jadi daging cincang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Lagi asik-asiknya menikmati kedamaian malam itu, tiba-tiba ibu tadi yang memang dikenal cukup religius dan rajin khotbah bilang gini : “Bedanya agama Islam dan Kristen adalah kalau di Islam dikatakan kalau berbuat baik maka kita akan mendapat pahala, dan pahala itu seperti tabungan/jaminan untuk hidup di ahirat nanti. Sedangkan di Kristen penekanan lebih pada Iman. Dasar dari berbuat baik adalah iman. Kalau kita sudah beriman maka sudah pasti kita akan berbuat baik.  Jadi yang penting adalah ber Iman”.</p>
<p style="text-align:justify;">Weleeehh aku pikir-pikir… lha mang iya di Islam juga sama kan? Dan sebetulnya aku rada-rada panas nih judulnya hehe.. Perasaan Islam tidak cuma segitu deh tujuannya. Tapi aku pikir-pikir kalau ibu yang satu itu punya pemahaman seperti itu sebetulnya ya engga salah juga sih. Karena memang kata-kata seperti itu sering sekali di dengung-dengungkan oleh kita sendiri yang beragama Islam, baik di lingkungan rumah, keluarga, tetangga bahkan di dalam khotbah-khotbah. Tul?</p>
<p style="text-align:justify;">Dan aku juga sering berpikir tentang <a href="http://ratnaisnasari.wordpress.com/2008/09/24/pahala-apakah-itu/">‘pahala’</a> ini. Kalau mendapat penekanan yang berlebihan maka menjadi seperti suatu &#8220;pendangkalan&#8221; terhadap Iman atau nurani manusia. Seolah-olah kita, sebagai manusia, mau berbuat baik atau beribadah ahirnya hanya karena ingin mendapat pahala. Kok jadi terdengar pamrih, bukah tulus rela ikhlas. Perbuatan-perbuatan mulia itu menjadi terdengar tidak mulia lagi karena seperti ada pamrihnya. Lalu kita menjadi ‘lupa’ untuk menghayati perbuatan itu karena pikiran kita hanya dipenuhi oleh mendapatkan pahala pahala dan pahala. Haduh.. padahal pahala itu sendiri apa sih sebenarnya? Kok jadi terkesan seperti sebuah &#8220;reward&#8221; yang  bernilai materialistik, apalagi bila sudah mulai dikaitkan dengan kata &#8216;tiket masuk surga&#8217;.  Seolah tidak ada nilai penghayatan didalam sebuah proses menjalankan amal ibadah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita menjadi tidak bisa ‘menangkap’ adanya makna lain dibalik perbuatan-perbuatan baik itu, bukankah dengan berbuat baik,  ada suatu rasa nikmat dan bahagia yang dapat kita rasakan Ada rasa dimana kita merasa menjadi manusia yang bernilai, bermartabat, berarti ada sesuatu yang bersih, putih, indah seakan-akan menjalari jiwa kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Ahirnya, aku berusaha juga untuk meluruskan pendapat sang ibu itu walaupun ngomongnya kurang fasih, bahkan rada-rada binun… lha gw mah santri bukan ustadzah bukan.. Tapi egp la yaa yang penting sudah berusaha… Maka mereka pun manggunt-manggut, tapi entah yaa apa artinya.. Manggut bingung,  kasian,  apa ngantuk…</p>
<p style="text-align:justify;">Dan akupun ahirnya cuma berpikir. Yah ini mungkin semacam ‘sentilan&#8217; buat kita yang mengaku beragama Islam bahwa kita harus bisa menggali lebih dalam serta menghayati apa arti dan tujuan dari berbuat baik. Apakah  hanya &#8220;sekedar&#8221; untuk mendapat pahala di akhirat? atau untuk membersihkan dan mensucikan jiwa dan roh kita, meningkatkan derajat dan martabat kita sebagai manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">(baca juga tulisan berjudul : <span style="color:#0000ff;"><a href="http://ratnaisnasari.wordpress.com/2008/09/24/pahala-apakah-itu/">Inikah Pahala?</a></span>)</p>
<p style="text-align:justify;">NN</p>
Posted in Iseng, My 'true story', One Love, One Heart....  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1104&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/19/alhamdulillah-assallamualaikum-astaghfirullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panggil aku Cina</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/15/panggil-aku-cina/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/15/panggil-aku-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 00:36:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[My 'true story']]></category>
		<category><![CDATA[One Love, One Heart....]]></category>
		<category><![CDATA[anakku]]></category>
		<category><![CDATA[Chinese]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembauran]]></category>
		<category><![CDATA[prasangka racial]]></category>
		<category><![CDATA[racial prejudice]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[There is an objective reality out there, but we view it through the spectacles of our beliefs, attitudes, and values.  ~ David G. Myers, Social Psychology
Sebetulnya ini cerita lama dengan sedikit editing sana sini. Baru aku muat hari ini karena.. yah iseng-iseng aku buka-buka kembali file tulisanku dulu, baca baca baca.. jumpalah aku kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1074&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ffff99;"><em>There is an objective reality out there, but we view it through the spectacles of our beliefs, attitudes, and values.</em></span> <span style="color:#808080;"> ~<span style="color:#808080;"> David G. Myers, Social Psychology</span></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya ini cerita lama dengan sedikit <em>editing</em> sana sini. Baru aku muat hari ini karena.. yah iseng-iseng aku buka-buka kembali file tulisanku dulu, baca baca baca.. jumpalah aku kembali dengan cerita ini. Cerita yang &#8211; mudah-mudahan &#8211; bisa menjadi sumber inspirasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku sekeluarga merayakan Tahun Baru Imlek di hari itu, Kamis tanggal 22 Januari 2004. Ndak  perlu bingung. Aku keturunan Banjarmasin &#8211; Cianjur asli, tapi sudah lama &#8216;nyemplung&#8217; di wilayah pembauran <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Ya, suamiku adalah orang Cina.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang melegakan di hari itu waktu aku berjalan bersama anak sulungku (saat itu dia berumur 16th). Dia bilang begini : “Ih aku kesseel deh, temenku cuma satu orang yang ngucapin Selamat Taun Baru Imlek. Yang lain tuh ga percaya kalo aku Cina”. Weleehh..  cian bener sih anakku,  pengen diaku Cina tapi tak kesampaian <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Lagian mana mungkin? Penampilan anakku ini memang tidak mendukung “keinginannya” sedikitpun. Dia  berkulit coklat dan samasekali tidak sipit. Siapa yang percaya?? Jadi aku cuma tertawa. Ada rasa geli bercampur lega.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan salah paham. Rasa lega ini bukan karena dia tidak berhasil diakui teman-temannya  sebagai orang Cina. Aku lega karena dibalik keinginannya itu ada sesuatu yang bersifat lebih dalam; lebih mendasar.  Sesuatu yang dapat menghilangkan sebuah perbedaan&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah menjadi rahasia umum kan bahwa kata “Cina” adalah kata yang sensitif. Karena dibalik kata yang sederhana ini ada banyak cerita yang bernuansa <em>racial prejudice </em>(prasangka rasial). Maka gak heran kalau mertuaku pun menolak penggunaan kata itu saat aku menyebutnya tanpa sengaja dalam obrolan-obrolanku dengannya. Dia lebih memilih menggunakan istilah &#8220;chinese&#8221; atau Tionghoa.  Daripada dipecat mertua lebih baik aku nurut saja.. hehe.. Dalam hati aku bertanya-tanya, padahal maksudnya kan sama saja?  tapi untuk satu kata ini aku sangat memakluminya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff99;"><strong>Racial Prejudice</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam  kalimat sederhana dapat dikatakan bahwa prejudice adalah sikap negatif seseorang terhadap kelompok sosial tertentu. Tapi sebelum bicara lebih jauh soal kata prejudice (baca : prejudis) ini, mungkin sebaiknya kita pahami dulu tentang arti kata &#8220;sikap&#8221; itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sikap adalah sebuah kecenderungan seseorang untuk berperilaku pro atau kontra terhadap suatu obyek yang didasarkan atas penilaiannya serta perasaannya terhadap obyek tersebut. Sikap bisa saja positif (pro) atau negatif (kontra) tergantung dari penilaian seseorang terhadap obyek sikapnya. Maka oleh sebab itu prejudice tidak bisa ditawar lagi nih; adalah sikap yang negatif  (kontra) terhadap kelompok sosial tertentu, yang  didasarkan pada pengetahuan yang dangkal mengenai kelompok tersebut tetapi &#8220;cilaka&#8221; nya bermuatan emosional tinggi. Selain itu sikap ini juga “menolak” informasi yang masuk, bila bertentangan dengan apa yang selama ini di yakininya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu prejudice juga mempunyai kecenderungan penggeneralisasian atau penyamarataan. Suatu pengalaman yang buruk atau pengetahuan yang negatif seseorang mengenai orang lain/kelompok kecil orang lain  akan selalu digeneralisasikan  kedalam kelompok besarnya (populasinya).  Dan pada akhirnya akan dinilai bahwa hal tersebut adalah merupakan ciri dari kelompok asalnya tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau sikap negatif ini tertuju pada populasi suku bangsa/ras tertentu maka inilah yang dinamakan sebagai racial prejudice atau kalau di Indonesiakan biasa disebut sebagai prasangka rasial. Pada kasus ekstrim racial prejudice ini dapat tampil dalam bentuk penngrusakan-pengrusakan, penganiayaan bahkan perkosaan seperti yang terjadi pada peristiwa kerusuhan di bulan Mei yang tidak mungkin terlupakan.  Jadi jelas lah mengapa sebutan “Cina” pada akhirnya menjadi hal yang sensitif, karena terkait erat dengan sikap negatif.</p>
<p style="text-align:justify;">Betapa buruknya prejudice. Bisa dikatakan sebagai sikap yang membabi buta dan sewenang-wenang terhadap suatu kelompok tertentu. Bagaimana mungkin kita tidak mengatakan hal itu sebagai sewenang-wenang. Tanpa didasari oleh pengetahuan yang lengkap, jelas, benar dan obyektif seseorang telah melakukan penilaian (“judgement”), lalu bersikap negatif, menunjukkan rasa tidak suka bahkan membenci dan antipati, lalu ujung-ujungnya berperilaku yang agresif. Tetapi sikap ini telah hadir di tengah-tengah manusia. Dan.. meski dapat berakibat sangat buruk  bukanlah hal yang mudah untuk merubahnya. Apalagi bila melihat proses panjang yang membentuk sikap tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff99;"><strong>Awal pembentukan</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak kecil,  yaitu ketika penalaran kita belum lagi berkembang dengan sempurna, dimana aspek emosi masih mendominasi pikiran dan perilaku kita, sikap racial prejudice ini mulai ditanamkan. Terus menerus,  konsisten dan berkesinambungan sampai kita dewasa, bahkan sampai saat ini. Kata-kata cemooh, umpatan-umpatan, pembicaraan-pembicaraan memojokkan, tindakan-tindakan diskriminatif, dlsb. selalu  kita dengar dan juga kita lihat. Mulai dari lingkungan keluarga, saudara, tetangga, sekolah, bahkan hampir dimanapun. Semua itu selalu di &#8216;ngiang-ngiang&#8217; kan di telinga kita, di contohkan dalam bentuk perilaku plus ditambah bobot emosi kebencian. Maka akhirnya hal yang buruk ini pun terasa menjadi sesuatu yang wajar saja, diyakini kebenerannya dan dinilai tidak perlu dipertanyakan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi dapat dikatakan bahwa tanpa kita sempat menyadarinya atau mempertanyakannya secara kritis, transfer sikap itu telah mengalir terus tanpa dapat dibendung lagi. Lewat ’modelling, brainwashing, doktrin2. Dapat dibayangkan bagaimana kuatnya sikap ini tertanam di dalam diri individu. Dan hal yang serupa pun diturunkan terus secara berkelanjutan sampai ke generasi anak cucu cicit dst. Maka jadilah kata Cina pun menjadi berkonotasi negatif.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff99;"><strong>Aku potong habis</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pengetahuan ku mengenai prejudice ditambah dengan pengalaman nyemplung langsung di area pembauran membuat aku banyak berpikir dan merenung. Ahirnya sampailah pada kesimpulan bahwa selama ini memang telah berlaku hal-hal yang kurang adil setidaknya di lingkungan terdekat aku sendiri (aku juga dibesarkan di keluarga asli Indonesia, remember? keluarga yang juga bersikap prejudice tapi thanks God ga terlalu ekstrim). Pertama-tama jelas lah perlakuan tidak adil terhadap kelompok etnis Cina, yang kedua perlakuan tidak adil terhadap anak-anak kita sendiri. Selama ini orangtua tidak pernah memberi kesempatan pada anak-anaknya untuk mencari tahu, menilai sendiri secara adil dan obyektif. Mereka tidak diberi kesempatan untuk  mengisi “kertas kosong” nya dengan pengalaman atau pun pengetahuannya sendiri tentang etnis Cina. Bahkan kesempatan untuk mengenal pun sudah dibatasi sejak dini.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka akhirnya aku memutuskan untuk “memotong habis” kebiasaan memberi “bekal” tersebut. Selain dengan alasan diatas, masa sih aku “harus” menanamkan sikap prejudice terhadap anak-anak ku yang notabene di dalam tubuhnya mengalir pula darah Cina ? Nyang bener aja jeh !! Maka dimulai dari aku; berusaha untuk tidak mempengaruhi anak-anakku untuk bersikap prejudice (soalnya aku sadar banget masih termasuk produk dari generasi tersebut…). Biar lah anak-anak ku bergaul dengan saudara-saudaranya, teman-teman sekolahnya yang keturunan Cina sebagaimana adanya tanpa gw beri “bekal” apapun, kecuali yang sudah jelas kebenarannya, obyektif dan bukan hasil penggeneralisasian sembarangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Walhasil inilah rasa legaku. Aku mengucap Syukur Alhamdulillah.. mudah-mudahan apa yang diucapkan anak ku itu merupakan manifestasi dari perkembangan sikapnya yang adil, netral dan obyektif terhadap etnis Cina. Dan Insya Allah hal tersebut mengindikasikan bahwa sikap prejudice terhadap etnis tersebut mulai hilang, meskipun mungkin baru dimulai dari keluarga ku. Mudah-mudahan selanjutnya sikap inilah yang akan diturunkan ke anak cucu ku.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1251" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1251" title="untuk blog panggil aku cina" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/untuk-blog-panggil-aku-cina1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="diantara sepupu" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">diantara sepupu</p></div>
<p>Biarlah kalimat “panggil aku Cina” menjadi kalimat yang netral tanpa ada kandungan prasangka buruk  didalamnya,  sehingga tidak perlu ada orang yang takut mengakui asal muasal bangsanya sendiri,  seperti tergambar dalam judul sinetron  “jangan panggil aku Cina”.</p>
<p>NN</p>
Posted in My 'true story', One Love, One Heart....  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1074/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1074&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/15/panggil-aku-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/untuk-blog-panggil-aku-cina1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">untuk blog panggil aku cina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Tjong A Fie, Tjong Avi, eh Tjong A Pi meureunan :)</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/11/rumah-tjong-a-fie-tjong-a-fee-tjong-avi-eh-tjong-a-pi-meureunan/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/11/rumah-tjong-a-fie-tjong-a-fee-tjong-avi-eh-tjong-a-pi-meureunan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 01:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kota jadul]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah gaya cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tjong A Fie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Tjong A Fie mendadak beken di kalangan penumpang mobil rombongan pekerja dari Jakarta (maksudnya aku dan teman2, bukan TKW, apalagi PSK  hehe&#8230;).  Siapakah Tjong A Fie? ternyata meneketehe. No one knows.. Aneh.. Tau nama, tau rumahnya, tapi ga tau siapa dia, seperti apa penampakannya. Yah berarti sudah bisa dipastikan bahwa mobil ini berisi rombongan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1053&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Rumah Tjong A Fie mendadak beken di kalangan penumpang mobil rombongan pekerja dari Jakarta (maksudnya aku dan teman2, bukan TKW, apalagi PSK  hehe&#8230;).  Siapakah Tjong A Fie? ternyata meneketehe. No one knows.. Aneh.. Tau nama, tau rumahnya, tapi ga tau siapa dia, seperti apa penampakannya. Yah berarti sudah bisa dipastikan bahwa mobil ini berisi rombongan ibu-ibu dengan kerja sambilan ng-gosip <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Aku dan satu teman ku, sama-sama suka hal yang jadul (jaman dulu punya), termasuk gedung jadul tentu saja. Maka gedung-gedung jadul di sepanjang jalan yang dilewati tidak akan lolos dari pandangan kita berdua.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu gedung jadul nan cantik adalah sebuah rumah kuno, besar, dan bergaya Cina. Berdiri berderet dengan bangunan toko, tempat usaha dan gedung jadul lainnya di pinggir salah satu jalan di pusat kota Medan (nama jalannya lupa deh). Itu lah rumah milik Tjong. Kalau di Jakarta mungkin sama dengan pinggiran Jl. Gajah Mada, atau Hayam Wuruk deh. Jelas membuatnya menjadi &#8216;eye catching&#8217; sekali pisan bukan?</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap pagi kita melewati jalanan dimana, alamaaakkk&#8230;, gedung-gedung jadulnya cantik nian. Sayangnya dekil-dekil seperti tak pernah diurus. Kecuali gedung yang digunakan oleh macem bank (BI dan Standard Chatered), lainnya banyakan butut aja lah pokoknya.<br />
Yang jelas Medan pasti kota jadul deh, percaya ma ogut <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Maka tersirat di pikiranku, semua harus di foto, harus di foto.. harus bisa !! jangan katakan tidak !! begitu kata ilmu kampanye.. Tapi, motretnya ntarrr kalau urusan kerjaan udah kelar. Sabar buu&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tibalah hari jadul nasional itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tinggal aku berdua teman, emak lain sudah pada melarikan diri kembali ke Jakarta, dan berurusan lainnya. Satu persatu janji dan sumpah setia terhadap foto jadul di laksanakan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , dan giliran rumah yang satu itu, mari kita potret, tapi gimana caranya? pagarnya aja tinggi gitu. Itu kan rumah, bukan musium, mana mungkin boleh nyelonong masuk? Kalauw diterima. Kalau Tjong nya malah marah? Begitu dialogku dengan temanku ini. Malu kan udah jadi ibu-ibu masih di marahin karena gak sopan, haha..</p>
<div id="attachment_1061" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1061" title="img_53891" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_53891.jpg?w=500&#038;h=333" alt="dari sebrang jalan aja sudah terlihat keren" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">dari sebrang jalan aja sudah terlihat keren</p></div>
<p style="text-align:justify;">Ya udah, foto dulu aja dari sebrang jalan, gerbangnya juga udah cantik kok. Klik !! Eeeh..ehm ehm&#8230; Itu gerbangnya terbuka sedikit lho.. dan dari sela2 gerbang aku melihat banyak orang di dalam, bahkan ada 2 anak kecil mondar mandir seperti sedang bermain, trus banyak orang sedang melukis tuh keliatannya. Ahaa.. kebeneraann!! pasti itu orang luar. Yoo ikutan masuuuppp ajaaa&#8230; Pede aje lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya&#8230; cring cring.. tibalah kita di halaman depan rumah Tjong A Fie.. haha..cihuyy.. Betapa bahagianyaa.. bebas melongok-longok sampai ke samping rumahnya yang sedang di renov. Ngomong punya ngomong dgn seorang ibu (nya 2 anak kecil tadi), ternyata dia sedang mengantar suaminya yang dosen, menggiring mahasiswanya untuk tugas melukis rumah unik ini. Jelas mereka sudah dapat ijin dari sang empu rumah. Bahkan katanya sekarang sang empunya sedang di wawancara didalam oleh wartawan dan sang dosen. Aku coba mengintip lewat pintu depan rumah yang terbuka lebaarrr.. (eh, bukan ngintip dong ya kalau terbuka lebar mah?, melongok longokan kepala <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) siapa tau dalemnya juga bisa difoto-in juga, sayangnya gelap euy, dan jelaslah ada orangnya, beberapa malah.</p>
<div id="attachment_1062" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1062" title="img_53941" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_53941.jpg?w=500&#038;h=333" alt="akhirnya tercapai juga cita2 memotret tepat dari depan rumahnya :)" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">akhirnya tercapai juga cita2 memotret tepat dari depan rumahnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p style="text-align:justify;">Ya sudah, cukup merdeka deh judulnya. Yoo kita foto-foto, mumpung yang punya lagi pada ngobrol.. Temanku yang tadinya was-was, takut tiba-tiba di omelin karena ber foto ria tanpa ijin, akhirnya tertarik juga untuk bergaya.. hehe.. maka klik! klik! klik ! dengan PD nya kita gantian bergaya didepan jendela. Masing2 satu gaya cukup lah. Hari yang panas terik sudah cukup membuat kita berdua lelah dan berkeringat daritadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Klik terahir tampak depan!.. maka beres deh!!.. bye bye Tjong A Fie and many-many thanks atas &#8220;penerimaannya&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Assalamualaikuuumm&#8230; Lalu kita pun menyelinap kembali keluar rumah. Hi hi hi.. senangnya dapet foto rumah unik dan cantik, serasa baru ketemu pacar euy.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya setelah itu aku merasa lelaaah banget sampai memutuskan untuk langsung cari makan siang dan menuju bandara. Tiba di Jakarta rasanya nyesel banget, kenapa aku ga memotret semua bangunan cantik itu. Padahal besok-besok belum tentu bisa balik lagi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Ya sudaaahh&#8230; may be someday&#8230; Aku sendiri ga ngerti kenapa segitu pentingnya semua itu buatku. Yang aku ingat hanyalah, dulu, saat masih SMA, jurusan kuliah yang kuminati adalah no.1 Arsitektur, lalu Publisistik dan Antropologi. Psikologi malah ga ada tuh <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Untuk sementara mungkin itu cukup menjawab kenapa, dan yang pasti membuat setiap perjalanan menjadi lebih &#8216;menggoda&#8217; dan berarti daripada sekedar mengejar oleh-oleh..</p>
<p>NN</p>
Posted in Iseng, Jalan-jalan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1053/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1053&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/11/rumah-tjong-a-fie-tjong-a-fee-tjong-avi-eh-tjong-a-pi-meureunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_53891.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_53891</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_53941.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_53941</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PABRIK AWAN</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/07/pabrik-awan/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/07/pabrik-awan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 00:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[ambon]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bumi dan kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[makasar]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<category><![CDATA[mendarat]]></category>
		<category><![CDATA[orang dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik awan]]></category>
		<category><![CDATA[pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=1016</guid>
		<description><![CDATA[Anakku sering ‘meributkan’ awan; memanggil-manggil aku atau orang-orang disekitarnya saat awan berbentuk ’aneh’; mirip binatang, profil wajah manusia, ataupun lukisan ’aneh’ sekaligus indah karena terbias cahaya matahari sore hari.

Tapi sebetulnya bukan cuma dia yang berisik, dulu akupun bertingkah sama, juga kakakku, juga orang-orang disekitarku. Hmm.. aku kira semua orang pernah memperhatikan awan, di saat-saat tertentu.
Sekarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1016&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Anakku sering ‘meributkan’ awan; memanggil-manggil aku atau orang-orang disekitarnya saat awan berbentuk ’aneh’; mirip binatang, profil wajah manusia, ataupun lukisan ’aneh’ sekaligus indah karena terbias cahaya matahari sore hari.</p>
<div id="attachment_1027" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1027" title="_mg_7767" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7767.jpg?w=500&#038;h=333" alt="_mg_7767" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">perjalanan kembali ke Tual dari P. Burung, bersyukur aku bisa memotretnya </p></div>
<p style="text-align:center;">
<p>Tapi sebetulnya bukan cuma dia yang berisik, dulu akupun bertingkah sama, juga kakakku, juga orang-orang disekitarku. Hmm.. aku kira semua orang pernah memperhatikan awan, di saat-saat tertentu.</p>
<p>Sekarang tidak sulit mengamati awan-awan itu dari dekat, bahkan sangat dekat (dulu juga engga sulit sih, cuma gw nggak pernah naik pesawat hehe.. ). Dari balik jendela pesawat kita begitu leluasa ’menembus’ dan memandangi awan-awan itu&#8230; wouw.. Sangat bersyukur kali ini bahkan aku bisa memotretnya dari dekat.</p>
<p>Dengan senang hati aku akan duduk di pinggir jendela saat orang lain mempersilahkannya. Dan, sebagian besar waktu “terbang”ku pasti habis untuk melihat ke luar jendela. Melihat awan… Pegel? ya iya lah jelas.. tapi tak mengapa, demi pemandangan yang hanya sekali-kali dapat ku amati.</p>
<p>Apa yang menarik dari awan-awan itu? Pertama dia berlapis-lapis (pas pesawat naik pas ada, pas naik lagi pas ada lagi, begitu seterusnya, pokoknya &#8220;aya-aya wae&#8221; lah), kedua, bentuknya bisa berbeda-beda. Bia bergulung-gulung, mulai dari gulungan kecil bak kapas pembersih muka.. (contoh, khas emak2 hehe.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  )</p>
<div id="attachment_1019" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1019" title="_mg_7610ed" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7610ed.jpg?w=500&#038;h=340" alt="_mg_7610ed" width="500" height="340" /><p class="wp-caption-text">bagai gumpalan kapas (saat menuju kota Makasar/Ambon)</p></div>
<p>sampai ke gulungan yang menggumpal ’padat’, bahkan gelap; hmm.. yang ini nih kayaknya yang paling menyeramkan untuk dilewati..</p>
<div id="attachment_1031" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1031" title="_mg_7855ed1" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7855ed1.jpg?w=500&#038;h=356" alt="_mg_7855ed1" width="500" height="356" /><p class="wp-caption-text">seperti raksasa hitam yang siap menerjang (Ambon-Makasar)</p></div>
<p>Bukan cuma bergulung seperti bulatan, dia kadang juga memanjang, dan/atau melebar..</p>
<div id="attachment_1020" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1020" title="img_5408edit" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5408edit.jpg?w=500&#038;h=333" alt="img_5408edit" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">berlapis-lapis.. (Medan - Jakarta)</p></div>
<div id="attachment_1045" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1045" title="_mg_7586ed1" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7586ed1.jpg?w=500&#038;h=514" alt="_mg_7586ed1" width="500" height="514" /><p class="wp-caption-text">diatas awan, masih ada awan.. (blum jauh dr Jakarta, menuju Makasar)</p></div>
<p>Lalu, ’koreografi’ nya itu lho.. perubahan, perpindahan, penggabungan&#8230; ck ck ck.. luar biasa.. Belum lagi kalau langit biru melatari semuanya (asli biru lho), atau saat cahaya matahari berhasil menembusnya, seolah bias terangnya berhasil membelah awan. Wuaahh.. gile dah pokok nya.. sulit dilukiskan dengan kata-kata.. (padahal daritadi ngapain? Bukannya ngata-ngatain? Haha..)</p>
<div id="attachment_1038" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1038" title="_mg_7623ed" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7623ed.jpg?w=500&#038;h=749" alt="seolah melindungi pulau-pulau kecil sekitar Maluku" width="500" height="749" /><p class="wp-caption-text">menari-nari menyebrangi pulau-pulau kecil sekitar Maluku</p></div>
<div id="attachment_1035" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1035" title="_mg_7575ed" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7575ed.jpg?w=500&#038;h=333" alt="_mg_7575ed" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">seperti dataran salju di kutub? (dalam perjalanan Jakarta - Makasar - Ambon)</p></div>
<div id="attachment_1028" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1028" title="img_54311" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_54311.jpg?w=500&#038;h=333" alt="img_54311" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">matahari sore membelah awan (saat mendekati Jakarta, dari Medan)</p></div>
<p>Aku tak pernah bosan memperhatikan semua itu. Bahkan saat pesawat mulai menukik kembali turun &#8216;level&#8217;, seolah tak mau kalah dengan level diatasnya, awan-awan kecil itu pun tetap mulai mempertontonkan gerakannya perlahan, dan di sela-selanya aku kembali melihat keindahan; hamparan daratan, lautan dan kehidupan&#8230;</p>
<div id="attachment_1024" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1024" title="img_5434" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5434.jpg?w=500&#038;h=333" alt="img_5434" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">bagai sedang mengawasi kapal2 di laut (Medan - Jakarta) </p></div>
<p>Sebetulnya darimana kah awan-awan itu berasal? Kok seperti ga ada habisnya? Pertanyaan bodoh mungkin, karena dulu disekolah kayaknya ada tuh pelajaran tentang awan. Hmm.. tetap aku pertanyakan karena ada yang menarik.</p>
<p>Dan&#8230; saat pesawat mulai akan mendarat, sepertinya aku menemukan jawaban darimana awan-awan itu berasal.. Ternyata ada pabriknya euy.. dipinggir pantai, ga jauh jauh, di Jakarta juga.. hehe&#8230;</p>
<div id="attachment_1026" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-1026" title="img_5439" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5439.jpg?w=500&#038;h=333" alt="img_5439" width="500" height="333" /><p class="wp-caption-text">&quot;pabrik awan&quot; itu ada di dekat bandara Soekarno Hatta... <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p>Subhanallaaah&#8230;<br />
Allah Maha Pencipta&#8230;</p>
<p>NN</p>
Posted in Iseng, Jalan-jalan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/1016/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=1016&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/04/07/pabrik-awan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7767.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7767</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7610ed.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7610ed</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7855ed1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7855ed1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5408edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_5408edit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7586ed1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7586ed1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7623ed.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7623ed</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/_mg_7575ed.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">_mg_7575ed</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_54311.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_54311</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5434.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_5434</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/04/img_5439.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_5439</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari kita lucu :)</title>
		<link>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/02/06/bersyukurlah-karena-punya-rasa-humo/</link>
		<comments>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/02/06/bersyukurlah-karena-punya-rasa-humo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 16:27:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ratna Isnasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[distress]]></category>
		<category><![CDATA[Humor]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[ketawa itu sehat]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>
		<category><![CDATA[terapi humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratnaisnasari.wordpress.com/?p=973</guid>
		<description><![CDATA[Bersyukurlah kalau anda punya  ‘sense of humor’.  Bukan cuma diri sendiri yang merasa terhibur terus,  tetapi orang lain juga bisa ikut menikmati (dengan catatan : kalau lucu).  Sudah sering kan denger istilah ketawa itu sehat ? atau  pernah gak dengar orang bilang humor itu penting untuk kesehatan mental?
Eh, ternyata itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=973&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="size-medium wp-image-976 alignright" title="smile5" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/02/smile5.jpg?w=240&#038;h=238" alt="smile5" width="240" height="238" />Bersyukurlah kalau anda punya  ‘sense of humor’.  Bukan cuma diri sendiri yang merasa terhibur terus,  tetapi orang lain juga bisa ikut menikmati (dengan catatan : kalau lucu).  Sudah sering kan denger istilah ketawa itu sehat ? atau  pernah gak dengar orang bilang humor itu penting untuk kesehatan mental?</p>
<p style="text-align:justify;">Eh, ternyata itu teh bukan sekedar isapan jempol belaka, tapi rupanya isapan ke sepuluh jari kita <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Steven M. Sultanoff, PhD. bisa dibilang ahlinya humor,  soalnya kerjaan dia sehari hari memang ngurusin masalah perhumoran, dan fungsi terapinya. Maka boleh dong kita baca apa katanya tentang  &#8216;alasan kenapa humor dikatakan penting untuk kesehatan mental&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama</strong>, lewat humor,  kebutuhan manusia untuk berafiliasi dengan orang lain meningkat.  Adanya humor dalam sebuah interaksi membuat orang lebih tertarik untuk berhubungan dengan orang lain. Atau, dengan kata lain seseorang lebih semangat untuk melanjutkan sebuah hubungan sosial.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua</strong> humor mengurangi stress dengan mengajarkan kita memandang dunia lewat perspektif lain. Maksudnya, sebetulnya stress yang kita rasakan itu lebih banyak disebabkan oleh cara kita ‘memandang’ situasi atau oleh cara kita berpikir tentang suatu situasi atau kejadian.  Jadi, humor mengajar kita memandang situasi dari sisi lain yang malah bisa bikin ketawa atau senyum-senyum sendiri bukan bikin stress.  Oke juga kan? Tapi mudah-mudahan bukan senyum-senyum sendiri coz of stress yang dalem dan berkepanjangan.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Ketiga</strong>, humor membantu kita mengganti atau merubah emosi yang <em>distress</em> dengan perasaan yang menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ke empat</strong> humor merubah perilaku kita. Ketika kita ber &#8211; humor ria, kita  menjadi lebih banyak berbicara,  lebih banyak melakukan kontak mata dengan orang lain, bahkan menyentuh orang lain.  Jadi jelas humor itu bisa meningkatkan energi, dan dengan energi yang meningkat kita pun akan beraktifitas tertentu yang  pada awalnya mungkin cenderung kita hindari.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelima</strong> humor merubah keadaan biochemical kita dengan menurunkan hormon-hormon stress dan meningkatkan antibody yang memerangi infeksi. Lalu meningkatkan tingkat perhatian kita, denyut nadi dan detak jantung kita.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Terahir</strong>, yang penting nih… katanya, humor is good for mental health because it feels good!  (Hmm.. yang ini mah kayanya benar-benar tidak diragukan bukan?).</p>
<p style="text-align:justify;">Maka oleh karena itu, no wonder deh kenapa Mahatma Gandhi aja sampai  pernah mengucap : “If I had no sense of humor, I would long ago have committed suicide”.  Tuh.. belum pada tau kan kalau Mahatma Gandhi  juga ternyata punya sense of humor dan merasa sangat bersyukur oleh karenanya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">So? tunggu apa lagi? Mari deh kita lucu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><img class="size-full wp-image-977 alignnone" title="advice" src="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/02/advice.jpg?w=210&#038;h=210" alt="advice" width="210" height="210" /></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">NN</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
Posted in Artikel, Iseng  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratnaisnasari.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratnaisnasari.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratnaisnasari.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratnaisnasari.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratnaisnasari.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratnaisnasari.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratnaisnasari.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratnaisnasari.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratnaisnasari.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratnaisnasari.wordpress.com/973/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratnaisnasari.wordpress.com&blog=3819203&post=973&subd=ratnaisnasari&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratnaisnasari.wordpress.com/2009/02/06/bersyukurlah-karena-punya-rasa-humo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/02/smile5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">smile5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ratnaisnasari.files.wordpress.com/2009/02/advice.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">advice</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>